Dedolarisasi Menggema di Asia Tenggara, Negara Tetangga RI Ini Ikut Buang Dolar AS

Kamis, 12 Oktober 2023 - 06:58 WIB
loading...
Dedolarisasi Menggema...
Gerakan melawan dominasi dolar Amerika Serikat (USD) dari arus perdagangan dan investasi global terus meluas sampai ke Asia Tenggara. Kali ini gerakan dedolarisasi digaungkan oleh Malaysia. Foto/Dok
A A A
KUALA LUMPUR - Gerakan melawan dominasi dolar Amerika Serikat (USD) dari arus perdagangan dan investasi global terus meluas sampai ke Asia Tenggara. Kali ini gerakan dedolarisasi digaungkan oleh Malaysia , dimana negara tetangga Indonesia itu berencana meningkatkan penggunaan mata uang lokal dalam perdagangan.

Baca Juga: Dedolarisasi Terus Meluas, Indonesia Ikut Gerakan Anti Dolar

Hal ini disampaikan oleh Perdana Menteri Anwar Ibrahim kepada parlemen, sebagai upaya untuk mengurangi ketergantungan pada dolar AS (USD). "Untuk sepenuhnya menghentikan ketergantungan pada dolar AS akan sulit, tetapi Malaysia akan lebih aktif dan agresif dalam penggunaan ringgit (dalam perdagangan)," kata Anwar Ibrahim.

Baca Juga: Dedolarisasi adalah Suatu Keharusan, Sanksi Barat Pemicunya

Proses dedolarisasi seperti mendapatkan momentum di Asia Tenggara. Perdana Menteri Malaysia mencatat, bahwa negaranya saat ini memiliki perjanjian dengan Indonesia, Thailand, dan China, mitra dagang terbesarnya untuk mendorong lebih banyak perdagangan dan investasi dalam mata uang lokal.

Langkah ini dilakukan di tengah penurunan tajam mata uang Malaysia terhadap dolar. Ringgit diperdagangkan mendekati posisi terendah dalam sejarah dan telah kehilangan sekitar 7,6% nilainya terhadap greenback tahun ini.

Banyak ekonom di Asia Tenggara menyoroti meningkatnya adopsi mata uang nasional dalam perdagangan internasional, yang mengurangi status khusus dolar AS. Para ahli berpendapat bahwa dolar dan lembaga keuangan yang terkait dengannya telah menjadi usang dan peran greenback sebagai mata uang internasional utama harus ditinjau secara kritis.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Cuma Harga Minyak,...
Bukan Cuma Harga Minyak, Tata Kelola APBN yang Buruk Jadi Biang Kerok Lemahnya Rupiah
Rupiah Ditutup Menguat...
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.986 per Dolar AS, Apa Saja Penyebabnya?
Rupiah Belum Menjauh...
Rupiah Belum Menjauh dari Level Rp18.068 per USD, Intip 2 Sentimen Penyebabnya
Membuka Pintu Investasi...
Membuka Pintu Investasi dan Kerja Sama Selangor-Jawa Barat lewat SIBS 2026
Rupiah Ambruk Diterpa...
Rupiah Ambruk Diterpa Mega Korupsi hingga Konflik AS-Iran, Hari ini Tembus Rp18.109 per USD
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
Secret Service hingga...
Secret Service hingga FBI Dilibatkan Uji Keaslian Dolar Sitaan Kasus Febrie Adriansyah, Ini Alasannya
Resor Baru di Tepi Pantai...
Resor Baru di Tepi Pantai Langkawi Hadirkan Panorama Hutan, Gunung, dan Laut Sekaligus
Ingin Berobat ke Negeri...
Ingin Berobat ke Negeri Jiran? IHH Healthcare Malaysia Gelar Expo di Surabaya
Rekomendasi
Pihak Fangfang Ungkap...
Pihak Fangfang Ungkap Peluang Damai dengan Vicky Prasetyo Kian Menipis
BNPB Sebut Karhutla...
BNPB Sebut Karhutla Dominasi Bencana di Tanah Air pada Akhir Pekan Ini
Meisya Amira Belajar...
Meisya Amira Belajar Bahasa Isyarat demi Peran Tunarungu di Film Juminten Edan
Berita Terkini
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Asabri Dorong Transformasi...
Asabri Dorong Transformasi Layanan Berbasis ESG, Kepuasan Peserta Capai 96,03%
Distribusi BBM di Kota...
Distribusi BBM di Kota Medan Makin Lancar, Antrean di SPBU Mulai Normal
Jebakan Ilusi PDB, Mantan...
Jebakan Ilusi PDB, Mantan Menkeu Fuad Bawazier Ungkap Fakta di Balik Utang RI Rp8.000 Triliun
AKPY-BPDP Latih Pekebun...
AKPY-BPDP Latih Pekebun Sawit di Paser Tingkatkan Nilai Jual TBS
Minat Berkurang, Harga...
Minat Berkurang, Harga Patokan Ekspor Emas Turun di Periode Juli 2026
Infografis
Demo Besar Guncang AS...
Demo Besar Guncang AS di 1.200 Lokasi dan 50 Negara Bagian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved