ACMF Sukses Luncurkan Empat Capaian Pasar Modal Berkelanjutan, Apa Saja?

Selasa, 17 Oktober 2023 - 15:01 WIB
loading...
ACMF Sukses Luncurkan...
Asean Capital Markets Forum (ACMF) yang diselenggarakan di Bali sukses meluncurkan empat capaian baru terkait pengembangan pasar modal berkelanjutan. (Foto: dok. OJK)
A A A
BALI - AseanCapital Markets Forum (ACMF) yang diselenggarakan di Bali sukses meluncurkan empat capaian baru terkait pengembanganpasarmodalberkelanjutan.Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selaku pemegang keketuaan Indonesia dalam ACMF menyatakan hasil pertemuan level tertinggi ini dapat menjadi pedoman bagi regulator pasar modal di Asia Tenggara.

"Syukur alhamdulillah untuk Chairmanship kita cukup efektif, kami intens high level meeting ada beberapa hal yg sangat penting, termasuk ada empat capaian," kata Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi dalam Konferensi Pers di Padma Resorts Legian, Bali, Selasa (17/10/2023).

Capaian pertama adalah penerbitan ASEAN Transition Finance Guidance. Ini merupakan pedoman bagi regulator pasar modal dalam menerapkan sistem keuangan berkelanjutan, yang menekankan rencana transisi ekonomi rendah karbon.

Selanjutnya OJK dan anggota regulator lainnya sepakat untuk merevisi ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS), yang merupakan standar penerapan tata kelola perusahaan berdasarkan prinsip corporate governance yang dikeluarkan oleh the Organization for Economic Cooperation and Development (OECD).

"Scorecard ini akan dipakai untuk top public listed company di Asean yg akan dimulai untuk tahun 2023," kata Inarno.

Scorecard digunakan untuk menilai praktik tata kelola perusahaan bagi perusahaan publik di Asia Tenggara. Lima aspek dalam penilaian adalah hak pemegang saham, perlakuan yang adil terhadap pemegang saham, peran pemangku kepentingan, pengungkapan dan transparansi, dan tanggung jawab direksi dan dewan komisaris.

Capaian yang ketiga ACMF mendorong peningkatan pelaporan sustainability disclosure yang berkolaborasi dengan International Sustainability Standards Board (ISSB). Diketahui ISSB adalah badan independen yang mengembangkan dan menyepakati standar pengungkapan keberlanjutan. ISSB berada di bawah pengawasan International Financial Reporting Standards (IFRS).

Keempat, Handbook ASEAN Collective Investment Scheme-Sustainable and Responsible Fund (CIS-SRF) for Green Lane yang merupakan buku saku regulator untuk memfasilitasi keuangan berkelanjutan, dengan menyediakan lebih banyak akses pasar terhadap produk investasi kolektif hijau berkelanjutan.

"Ini untuk memfasilitasi penawaran reksa dana lintas-batas (cross border) berkelanjutan. Tentunya ini sejalan dengan komitmen net-zero emission," tutupnya.
(irh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Misbakhun Ajak Pelaku...
Misbakhun Ajak Pelaku Pasar Modal Tetap Optimistis soal Ekonomi RI
MNC Asset dan TICMI...
MNC Asset dan TICMI Teken MoU Dukung Pengembangan Pasar Modal Indonesia
Kampus Saham Edukasi...
Kampus Saham Edukasi Pasar Modal Lewat Acara Buka Puasa Bersama
Dihadiri Ratusan Investor,...
Dihadiri Ratusan Investor, MNC Sekuritas Sukses Gelar Investor Gathering 2025
Prediksi Pasar Modal,...
Prediksi Pasar Modal, Saksikan Youtube Live MNC Sekuritas 'Menggali Cuan di Tahun Ular Kayu' Hari Ini!
MNC Sekuritas Sambut...
MNC Sekuritas Sambut Kunjungan Mahasiswa dari Galeri Investasi BEI Universitas Mercu Buana
8 Emiten Bakal IPO di...
8 Emiten Bakal IPO di Januari 2025, Analis Sarankan Ini ke Investor
Perdagangan Saham Perdana...
Perdagangan Saham Perdana di 2025, IHSG Menghijau ke 7.092
Seperti Apa Kinerja...
Seperti Apa Kinerja Pasar Modal Indonesia Sepanjang 2024?
Rekomendasi
Korban Mafia Tanah Pertanyakan...
Korban Mafia Tanah Pertanyakan Polda Sulut Tak Umumkan Nama Tersangka
Piala Asia U-17: Pelatih...
Piala Asia U-17: Pelatih Yaman U-17 Buta Kekuatan Timnas Indonesia U-17
Ribuan Pemudik Motor...
Ribuan Pemudik Motor Terjebak Macet 10 Km di Jalur Arteri Karawang
Berita Terkini
Mengakali Tarif Impor...
Mengakali Tarif Impor Terbaru Trump, Industri Tekstil Sebut Bisa dengan Kapas
4 jam yang lalu
AS Pasar Utama Ekspor...
AS Pasar Utama Ekspor Mebel Indonesia, Tarif Terbaru Trump Bisa Berdampak Buruk
6 jam yang lalu
Awasi Efek Lanjutan...
Awasi Efek Lanjutan Tarif AS, Baja Impor Bisa Membanjiri Pasar RI
6 jam yang lalu
Pemimpin ASEAN Bersatu...
Pemimpin ASEAN Bersatu Respons Tarif Impor Terbaru AS
7 jam yang lalu
Respons Tarif Trump...
Respons Tarif Trump Terbaru, Industri Galangan Kapal Butuh Kebijakan Impor Friendly
7 jam yang lalu
Pembayaran Retribusi...
Pembayaran Retribusi Jakarta Kini Bisa Lewat Aplikasi, QRIS dan Gerai Ritel
8 jam yang lalu
Infografis
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Militer Dahsyat terhadap Houthi
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved