Efek Perang, Sektor Pangan Ukraina Bakal Telan Kerugian Rp50,3 Triliun

Kamis, 19 Oktober 2023 - 21:22 WIB
loading...
Efek Perang, Sektor...
Ukraina bakal dipaksa menelan kerugian melebihi USD3,2 miliar atau setara Rp50,3 triliun pada tahun 2023, setelah sektor pangan mendapatkan hantaman keras. Foto/Ilustrasi
A A A
KIEV - Ukraina bakal dipaksa menelan kerugian melebihi USD3,2 miliar atau setara Rp50,3 triliun (Kurs Rp15.737 per USD) pada tahun 2023, setelah sektor pangan mendapatkan hantaman keras. Ekspor biji-bijian dan biji minyak Ukraina tidak lagi leluas, ditambah tingginya biaya logistik serta lonjakan harga bahan bakar serta pupuk, mengancam produksi.

Dimana serikat petani Ukraina seperti dilansir Reuter, Kamis (19/10/2023) menerangkan, kondisi semua itu berpotensi mengurangi area tanam pada tahun-tahun mendatang. Baca Juga: Ekonomi Rusia vs Ukraina, Tampak Kuat Sebelah!

Ukraina merupakan, salah satu produsen dan eksportir makanan global terkemuka, dimana sektor agrarianya secara tradisional sangat menguntungkan. Sementara itu, otoritas dan petani Ukraina tidak melaporkan hasil keuangan mereka sejak tahun 2022.

Baca Juga: Rusia Blokade Laut Hitam, Begini Cara Ukraina Lanjutkan Ekspor Biji-bijian

Sebelum invasi Rusia , Ukraina mengirimkan sebagian besar ekspornya melalui pelabuhan di Laut Hitam, yang telah diblokir sepenuhnya atau sebagian besar sejak Februari 2022.

Peluang ekspor yang terbatas, saat ini hanya berpusat di pelabuhan kecil Sungai Danube dan kereta api ke Eropa Timur. Situasi tersebut telah membuat biaya logistik menjadi berlipat ganda dan akibatnya mengurangi harga yang dapat ditawarkan pedagang kepada petani.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Rubel Jadi Mata Uang...
Rubel Jadi Mata Uang Terkuat di Dunia, Sanksi Barat ke Rusia Tak Mempan
Eropa Diam-diam Borong...
Eropa Diam-diam Borong Gas Rusia hingga Tembus Rekor, Terjebak Skenario Krisis Energi?
Ekonomi Rusia Menyusut...
Ekonomi Rusia Menyusut tapi Rakyatnya Makin Kaya, Moskow Kebal Sanksi Barat?
Rusia Tebar Diskon Gas...
Rusia Tebar Diskon Gas ke China Sampai 2029, Lebih Murah dari Eropa
Uni Eropa Curi Harta...
Uni Eropa Curi Harta Moskow? Bunga Aset Rusia Rp27,36 Triliun Dipakai Bayar Utang Ukraina
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Rekomendasi
Di Hadapan Mahasiswa,...
Di Hadapan Mahasiswa, Dasco Telepon Nanik dan Bahlil
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Refly Harun Ungkap Dokter...
Refly Harun Ungkap Dokter Tifa Pakai Baju Tahanan atas Kesadaran Sendiri: Biar Dunia Tahu Kalau Kezaliman Terjadi
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved