Data-data Ini Mengindikasikan Ekonomi RI Hanya Mampu Tumbuh Minus

Rabu, 05 Agustus 2020 - 07:40 WIB
loading...
Data-data Ini Mengindikasikan...
Beberapa data mengindikasikan bahwa ekonomi Indonesia pada kuartal II tahun 2020 kemungkinan besar hanya akan mampu tumbuh minus di kisaran 4,72% (year on year/yoy) dari kuartal sebelumnya tercatat 2,97% yoy. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Beberapa data mengindikasikan bahwa ekonomi Indonesia pada kuartal II tahun 2020 kemungkinan besar hanya akan mampu tumbuh minus di kisaran 4,72% (year on year/yoy) dari kuartal sebelumnya tercatat 2,97% yoy. Ekonom Josua Pardede menerangkan, data tersebut yakni konsumsi rumah tangga yang menunjukkan penurunan yang signifikan sepanjang kuartal II tahun 2020.

(Baca Juga: Ekonomi di Kuartal III Bisa Tidak Negatif, Rasa Aman Jadi Kuncinya )

Dimana laju pertumbuhan penjualan ritel pada periode Apr-Jun 2020 tercatat terkontraksi -14,4% yoy dibandingkan laju penjualan ritel pada kuartal II 201o yang tercatat -1,8%yoy. "Sementara itu indeks kepercayaan konsumen pada periode kuartal II 2020 juga menunjukkan tren yang menurun cukup signifikan sekitar -33,7% yoy pada akhir Juni 2020," katanya.

Selain itu, laju pertumbuhan nilai tukar petani pada kuartal 2020 tercatat 0,15% yoy dari kuartal sebelumnya yang tercatat 1,7% yoy. Pertumbuhan penjualan mobil mengalami kontraksi -70,4% yoy dari kuartal II tahun 2019 yang tercatat -10,7% yoy.

"Selain penjualan mobil yang mengalami pertumbuhan negatif, penjualan motor juga mengalami kontraksi -79,7% yoy dari kuartal II tahun 2019 yang tercatat -0,01% yoy," paparnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating Indonesia, Kepercayaan Global Dinilai Masih Kuat
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
Mengapa Sensus Ekonomi...
Mengapa Sensus Ekonomi Masih Dilakukan dari Pintu ke Pintu?
Gelombang PHK Ancam...
Gelombang PHK Ancam Industri Strategis, Regulasi yang Menggerus Daya Saing Harus Ditinjau Ulang
Inflasi Juni 2026 Capai...
Inflasi Juni 2026 Capai 3,34%, Harga BBM dan Tiket Pesawat Jadi Pendorong
Mega Korupsi Penegak...
Mega Korupsi Penegak Hukum Merusak Ekonomi Negara
FSP BUMN Bersatu Sebut...
FSP BUMN Bersatu Sebut Gelombang PHK Cerminkan Persoalan Struktural Ekonomi Nasional
Prabowo: Selat Hormuz...
Prabowo: Selat Hormuz Ditutup, Kita Percaya Diri Mampu Mengatasi
Rekomendasi
Kejagung Terbitkan Sprindik...
Kejagung Terbitkan Sprindik Baru, Imigrasi Pastikan Pencekalan Febrie Adriansyah Tetap Berlaku
Paripurna DPR Setujui...
Paripurna DPR Setujui Wahidah Suaib Jadi Anggota Ombudsman Pengganti Hery Susanto
Dorong Transformasi...
Dorong Transformasi Berkelanjutan, TelkomGroup Resmi Gelar Culture Festival 2026
Berita Terkini
PLN EPI-eFUELS SEA Jajaki...
PLN EPI-eFUELS SEA Jajaki Pengembangan Rantai Pasok Hidrogen Hijau RI-Singapura
93 Proyek Hidrogen Siap...
93 Proyek Hidrogen Siap Dikembangkan di Indonesia, Nilainya Tembus Rp32 Triliun
Bos DJP soal Libatkan...
Bos DJP soal Libatkan Babinsa Awasi Pajak: Tak Perlu Digoreng-goreng
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
Infografis
Jadi Jantung Ekonomi...
Jadi Jantung Ekonomi RI, Jumlah Kelas Menengah Turun Drastis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved