Masih Rugi, 21 BUMN Ini Tidak Setor Dividen ke Negara

Rabu, 30 Agustus 2017 - 13:21 WIB
Masih Rugi, 21 BUMN...
Masih Rugi, 21 BUMN Ini Tidak Setor Dividen ke Negara
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan tahun ini terdapat 21 BUMN tidak menyetorkan dividen ke negara. Hal ini lantaran perusahaan pelat merah tersebut masih mengalami kerugian.

Dia mengungkapkan, BUMN tersebut tidak mampu membayar dividen karena situasi keuangan yang kurang membaik. Kerugian tersebut merupakan kerugian dalam satu tahun dan kerugian akumulasi dalam beberapa tahun ke belakang.

"Selain BUMN yang berkinerja positif lalu bayar dividen dengan pay our ratio yang beda-beda, ada juga yang belum mampu bayar karena menghadapi situasi keuanhan yang tidak membaik. Karena hadapi kerugian, baik kerugian satu tahun atau akumulasi," katanya dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI mewakili Menteri BUMN Rini Soemarno di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Rabu (30/8/2017).

Baca: Sri Mulyani Targetkan Setoran Dividen BUMN Naik Jadi Rp43,69 T

Menurutnya, kerugian yang dialami perusahaan pelat merah tersebut ada yang disebabkan karena persaingan dan efisiensi, seperti PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dan Perum Bulog. Serta ada perusahaan pelat merah yang memang telah merugi cukup lama dan sedang salam proses restrukturisasi seperti PT Merpati Nusantara (Persero).

"Kita berharap BUMN ini bisa terus menerus diperbaiki, sehingga dari sisi optimalisasi keuangan negara dan manfaatnya bagi masyarakat bisa dipertanggungjawabkan," tandasnya.

Berikut BUMN yang diproyeksikan sampai akhir tahun 2017 tidak menyetorkan dividen karena mengalami kerugian berulang/akumulasi rugi:
A. BUMN rugi operasional karena kalah persaingan dan efisiensi:
1. PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk
2. Perum Bulog
3. PT Krakatau Steel (Persero) Tbk
4. PT PAL
5. PT Dok Perkapalan Surabaya (Persero) Tbk
6. PT Indofarma (Persero) Tbk
7. PT Balai Pustaka (Persero)
8. PT Boma Bisma Indra (Persero)
9. Perum PEN
10. PT Berdikari (Persero)

B. BUMN dalam proses restrukturisasi diantaranya:
1. PT Nindya Karya
2. PT Merpati Nusantara Airlines (Persero)
3. PT Kertas Kraft Aceh (Persero)
4. PT Survey Udara Penas (Persero)
5. PT Industri Sandang Nusantara (Persero)
6. PT Iglas (Persero)
7. PT Kertas Leces (Persero)
8. PT Djakarta Lloyd (Persero)
9. PT Istaka Karya (Persero)
10. PT Varuna Tirta Prakarsya (Persero)
11. PT Primissima (Persero)
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Minim, Setoran Dividen...
Minim, Setoran Dividen BUMN Tahun Depan Hanya Rp26,1 Triliun
Pasca Holding, Setoran...
Pasca Holding, Setoran Dividen BUMN Tergerus?
Erick Thohir Pede Dividen...
Erick Thohir Pede Dividen BUMN Tahun Depan Tembus Rp43,3 Triliun
BUMN Diminta Setor Dividen...
BUMN Diminta Setor Dividen Rp28,5 Triliun di 2022, Pengamat: Harusnya Lebih Besar
Kinerja Positif, Holding...
Kinerja Positif, Holding BUMN Jasa Survei Setor Dividen ke Negara
Menteri Erick Pede Setoran...
Menteri Erick Pede Setoran Dividen BUMN 2021 Capai 50 Persen
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
39 menit yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
1 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
1 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
2 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
2 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
3 jam yang lalu
Infografis
Tanpa Italia, Ini Daftar...
Tanpa Italia, Ini Daftar Lengkap 48 Negara Kontestan Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved