Industri Kayu Gergajian dan Olahan Bidik Pasar Jepang dan China
Jum'at, 27 Oktober 2023 - 16:56 WIB
loading...
A
A
A
"Maka green economy, green industry, perdagangan karbon, program hilirisasi, dan lain-lain merupakan suatu keniscayaan. Dan itu semua memerlukan tambahan biaya investasi," katanya.
Itu semua, ujarnya, menyiratkan bahwa kebutuhan bahan baku kayu bulat (log) tidak sekadar memenuhi kuantitasnya saja, tetapi terlebih penting adalah mengedepankan kualitasnya. Begitu pula di industrinya harus diupayakan untuk menghasilkan berbagai produk yang nirlimbah (zero waste).
"Sehingga untuk itu, maka sentuhan (treatment) teknologi menjadi suatu keniscayaan, baik di hulu maupun di hilir," katanya.
Baca Juga: Tampil di Jerman, Produk Kayu Olahan Indonesia Bukukan Potensi Transaksi USD3,1 Juta
Menurut Wiradadi, tantangan eksternal dan internal tersebut tidak mungkin dapat diatasi oleh ISWA sendiri. Karena itu diperlukan kolaborasi inklusif dengan para pihak yang berkaitan, yaitu pemerintah, perguruan tinggi, organisasi profesi, dan industri.
Itu semua, ujarnya, menyiratkan bahwa kebutuhan bahan baku kayu bulat (log) tidak sekadar memenuhi kuantitasnya saja, tetapi terlebih penting adalah mengedepankan kualitasnya. Begitu pula di industrinya harus diupayakan untuk menghasilkan berbagai produk yang nirlimbah (zero waste).
"Sehingga untuk itu, maka sentuhan (treatment) teknologi menjadi suatu keniscayaan, baik di hulu maupun di hilir," katanya.
Baca Juga: Tampil di Jerman, Produk Kayu Olahan Indonesia Bukukan Potensi Transaksi USD3,1 Juta
Menurut Wiradadi, tantangan eksternal dan internal tersebut tidak mungkin dapat diatasi oleh ISWA sendiri. Karena itu diperlukan kolaborasi inklusif dengan para pihak yang berkaitan, yaitu pemerintah, perguruan tinggi, organisasi profesi, dan industri.
(nng)
Lihat Juga :