Pak Jokowi! Cabut Subsidi Gas Melon, Duitnya Transfer Langsung ke Rakyat Miskin

Rabu, 05 Agustus 2020 - 15:29 WIB
loading...
Pak Jokowi! Cabut Subsidi...
Pemerintah didesak cabut subsidi gas melon. Foto/Dok/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Pemerintah didesak agar subsidi gas melon dicabut diubah mekanismenya berupa duit agar bisa ditranfser langsung kepada penerima manfaat, yakni masyarakat miskin. Dengan pola seperti diyakini akan lebih tepat sasaran dan tidak boros menghabiskan anggaran negara.

"Polanya diubah menjadi bantuan langsung tunai, diberikan langsung ke rakyat miskin. Sementara subsidi elpiji gas melon dicabut," ujar Ekonom Core Indonesia, Piter Abdullah, di Jakarta, Rabu (5/8/2020).

Baca Juga: Orang Kaya Pakai Gas Melon, Pengamat: Malu Dong!

Menurut dia perubahan mekanisme tersebut lebih mudah dilaksanakan pemerintah sehingga setiap saat tidak gaduh dengan kelangkaan gas melon. Pasalnya yang gaduh kehabisan elpiji gas melon justru orang-orang kaya yang seharusnya tidak berhak membeli gas melon. Dengan demikian, imbuhnya, justru yang dirugikan adalah masyarakat miskin.

Baca Juga: Sri Mulyani Akan Ubah Mekanisme Subsidi Listrik dan Elpiji

Direktur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan sebelumnya mengatakan apabila subsidi diberikan secara terus menerus maka beban anggaran negara akan terus bertambah, sehingga mengganggu keuangan negara. Pasalnya saat ini 70% elpiji masih impor sehingga memperlebar defisit neraca perdagangan.

"Perlu ada kebijakan dalam mengendalikan elpiji 3 kg di mana salah satunya adalah distribusi tertutup. Ini lebih jelas asalkan datanya beneran tepat sasaran jangan sampai salah data," ungkap dia.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
Rupiah Jeblok ke Rekor...
Rupiah Jeblok ke Rekor Terendah, Ekonomi RI dalam Bahaya?
DME Pengganti Elpiji,...
DME Pengganti Elpiji, Jalan Keluar Impor Energi atau Beban Baru APBN?
Bahlil: Indonesia Bisa...
Bahlil: Indonesia Bisa Setop Impor LPG jika Sudah Pakai CNG 3 Kg
Bahlil Buka Suara Soal...
Bahlil Buka Suara Soal Kenaikan Harga LPG 12 Kg: Pemerintah Hanya Jamin Gas Subsidi
Menakar Risiko Besar...
Menakar Risiko Besar Menahan Harga BBM Terlalu Lama: Beban Fiskal Makin Berat
UMKM Terdampak Kenaikan...
UMKM Terdampak Kenaikan Harga Gas Nonsubsidi, Fahira Idris Sampaikan Rekomendasi Ini
Penyebab Kebakaran SPBE...
Penyebab Kebakaran SPBE Cimuning Diduga Akibat Kebocoran saat Mengisi Tabung Besar
Bupati Aceh Utara Ungkap...
Bupati Aceh Utara Ungkap Elpiji 3 Kg Masih Langka Pascabencana
Rekomendasi
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
Jelang Jokowi Lengser,...
Jelang Jokowi Lengser, Utang Indonesia ke China Tembus Rp372 T
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved