LRT Batasi Kecepatan Agar Roda Tak Cepat Aus, Waktu Tunggu Molor 1 Jam
Sabtu, 28 Oktober 2023 - 07:22 WIB
loading...
LRT Jabodebek membatasi kecepatan dampaknya waktu tunggu menjadi lebih lama. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Divisi LRT Jabodebek mengungkapkan jarak kedatangan kereta atau headway saat ini menjadi 1 jam. Hal ini lantaran jumlah trainset yang dioperasikan semakin berkurang.
Manager Public Relations LRT Jabodebek Kuswardoyo mengatakan bahwa saat ini pihaknya hanya menjalankan 9 trainset dari 31 trainset yang ada. Kuswardoyo mengatakan bahwa 18 trainset saat ini kondisinya rodanya mengalami keausan sehingga perlu melakukan perawatan pembubaran roda.
Sedangkan 4 trainset lainnya juga dalam perbaikan di mana 2 trainset masih di PT Industri Kereta Api (INKA) lantaran pada tahun terjadi tabrakan. Adapun 2 trainset lainnya sedang dalam proses sincronisasi antara pintu dengan sarana.
"Kami saat ini menjalankan sebanyak 9 TS sehingga kami mengatur perjalanan pada hari kerja dengan mengurangi frekwensi pada non peak hours di antara jam 10.00-15.00 keberangkatannya menjadi sekitar 1 jam dan kami perpanjang keberangkatan terakhir menjadi jam 20.12," katanya saat dihubungi, Sabtu (28/10/2023).
"Jadi kami mengatur ulang jadwal perjalanan dengan mengurangi non peak hours maka keberangkatan di jam tersebut menjadi 1 jam," tambahnya.
Baca Juga: Baru Beroperasi Dua Bulan, Performa LRT Jabodebek Makin Loyo
Padahal jika sebelumnya LRT Jabodebek mengoperasikan 16 trainset maka headwaynya tersebut hanya sekitar 15 menit. Kuswardoyo masalah keausan roda baru muncul pada setelah LRT Jabodebek beroperasi secara komersial. Sehingga pihaknya tidak ada persiapan untuk mengatasi permasalahan itu.
Manager Public Relations LRT Jabodebek Kuswardoyo mengatakan bahwa saat ini pihaknya hanya menjalankan 9 trainset dari 31 trainset yang ada. Kuswardoyo mengatakan bahwa 18 trainset saat ini kondisinya rodanya mengalami keausan sehingga perlu melakukan perawatan pembubaran roda.
Sedangkan 4 trainset lainnya juga dalam perbaikan di mana 2 trainset masih di PT Industri Kereta Api (INKA) lantaran pada tahun terjadi tabrakan. Adapun 2 trainset lainnya sedang dalam proses sincronisasi antara pintu dengan sarana.
"Kami saat ini menjalankan sebanyak 9 TS sehingga kami mengatur perjalanan pada hari kerja dengan mengurangi frekwensi pada non peak hours di antara jam 10.00-15.00 keberangkatannya menjadi sekitar 1 jam dan kami perpanjang keberangkatan terakhir menjadi jam 20.12," katanya saat dihubungi, Sabtu (28/10/2023).
"Jadi kami mengatur ulang jadwal perjalanan dengan mengurangi non peak hours maka keberangkatan di jam tersebut menjadi 1 jam," tambahnya.
Baca Juga: Baru Beroperasi Dua Bulan, Performa LRT Jabodebek Makin Loyo
Padahal jika sebelumnya LRT Jabodebek mengoperasikan 16 trainset maka headwaynya tersebut hanya sekitar 15 menit. Kuswardoyo masalah keausan roda baru muncul pada setelah LRT Jabodebek beroperasi secara komersial. Sehingga pihaknya tidak ada persiapan untuk mengatasi permasalahan itu.
Lihat Juga :