Ganjar-Mahfud Targetkan Ekonomi RI Tumbuh 7%, Ekonom: Bisa Lebih

Sabtu, 28 Oktober 2023 - 16:23 WIB
loading...
Ganjar-Mahfud Targetkan...
Ganjar-Mahfud menargetkan ekonomi Indonesia bisa tumbuh 7%. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Direktur Center of Economics and Law (Celios) Bhima Yudhistira secara optimistis menyambut target pertumbuhan ekonomi 7% yang dijanjikan oleh pasangan Ganjar-Mahfud MD , bahkan ia percaya pertumbuhan tersebut dapat melebihi target yang telah ditetapkan, walaupun sadar bahwa keduanya akan dihadapkan pada tantangan.

"Berdasarkan perkiraan, pertumbuhan 7% terbilang optimistis, bahkan overshoot," ujar Bhima pada hari Kamis (26/10/2023).

Dia berpendapat bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia akan dihadapi dengan berbagai tantangan, terutama mulai tahun 2024. Tantangan-tantangan ini terutama berkaitan dengan melemahnya ekonomi Cina yang diprediksi akan berdampak signifikan terhadap kinerja ekspor, investasi, dan sektor pariwisata dalam negeri.

"Perubahan harga komoditas juga diperkirakan sulit memberikan dampak positif," katanya.

Baca Juga: Tirakat Megawati Sebelum Tentukan Capres-Cawapres: Zikir Tiap Malam dengan Tasbih Merah

Dalam presentasi tentang visi dan misinya, Ganjar-Mahfud menetapkan target pertumbuhan ekonomi sebesar 7 persen rata-rata agar Indonesia dapat menghindari jebakan negara dengan pendapatan menengah atau middle income trap.

Strateginya adalah menggunakan infrastruktur, ekonomi digital, pengelolaan ekonomi yang ramah lingkungan, serta pertumbuhan sektor manufaktur di kisaran 7,5-8 persen.

Bhima menyatakan bahwa target tersebut menjadi berat karena fluktuasi harga komoditas belakangan ini. Ia menyebut bahwa harga batu bara dan nikel di pasar internasional belum menunjukkan perbaikan dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

“Sulit untuk mengharapkan lonjakan harga komoditas yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi. Di sisi domestik, masih banyak tantangan pertumbuhan yang bersifat struktural, mulai dari kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) hingga penurunan porsi sektor industri manufaktur,” ungkapnya.

Selain pertumbuhan ekonomi sebesar 7%, Pasangan Ganjar-Mahfud juga menjanjikan 17 juta lapangan kerja untuk masyarakat Indonesia.

Menurut hasil survei Kurios-Katadata Insight Center yang melakukan survei mengenai janji Ganjar-Mahfud tersebut, Sebanyak 34,5 persen dari partisipan survei percaya bahwa pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Ganjar Pranowo-Mahfud MD, memiliki kemampuan untuk mewujudkan visi dan misi mereka.

Salah satunya adalah mengurangi tingkat pengangguran dengan target pembukaan 17 juta lapangan kerja baru.

"Hasil survei Kurious-KIC pada Sabtu (28/10/2023) mencatat bahwa 34,5 persen responden memiliki keyakinan terhadap sasaran pembukaan lapangan kerja yang diusung oleh Ganjar Pranowo-Mahfud MD,” dikutip dari hasil survei Kurious-KIC pada Sabtu (28/10/2023).

Selain itu, 12,7% dari responden juga sangat yakin bahwa pasangan Ganjar-Mahfud dapat mencapai sasaran membuka 17 juta lapangan pekerjaan baru.

Sebelumnya, survei Kurious KIC juga mendapati bahwa 42,4% responden memperkirakan bahwa pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD akan memenangkan Pemilihan Presiden (Pilpres) pada tahun 2024.

Survei Kurious-KIC ini melibatkan 828 responden yang berusia di atas 17 tahun dan dilaksanakan pada tanggal 20-23 Oktober 2023. Pengumpulan data dilakukan melalui metode survei online menggunakan computer-assisted web interviewing (CAWI).

Baca Juga: Ganjar Diberi Kejutan Ulang Tahun saat Hadiri Workshop CALD Party di Sekolah Partai PDIP

Sampel dipilih secara acak dengan representasi tiga kelompok usia, yaitu usia 25-34 (39,1%), usia 35-44 (28,2%), dan 45-54 tahun (15%). Persentase responden pria sebesar 48,7% dan wanita sebesar 51,3%. Tingkat kesalahan atau margin of error berkisar sekitar 3,41% dengan tingkat kepercayaan sebesar 95%
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
Fuad Bawazier: Isu Ganti...
Fuad Bawazier: Isu Ganti Purbaya bukan Fakta, tapi Perlawanan terhadap Paradigma Baru
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
Rekomendasi
Daftar Wakil Indonesia...
Daftar Wakil Indonesia yang Lolos ke BWF World Championships 2026
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
Berita Terkini
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Infografis
China Uji Rudal Hipersonik,...
China Uji Rudal Hipersonik, Bisa Targetkan Pesawat Pengebom AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved