Yah, Pejabat BEI Bocorkan Rahasia di Balik Pembuatan e-IPO

Rabu, 05 Agustus 2020 - 17:47 WIB
loading...
Yah, Pejabat BEI Bocorkan...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Hasan Fawzi menyampaikan alasan di balik dibuatnya Electronic Indonesia Public Offering atau e-IPO. Sistem e-IPO ini telah dirancang dan diatur dalam POJK No. 41/2020 yang telah terbit sejak 1 Juli 2020.

Hasan mengatakan, latar belakang dalam dibuatnya e-IPO ada dua. Pertama adalah BEI ingin memberikan media dan tata cara penawaran umum atau IPO secara elektronik.

"Sehingga memudahkan akses bagi investor atau calon investor yang berminat memesan saham yang ditawarkan dalam proses IPO," ujar Hasan dalam acara IDX Channel #Market 2nd session closing, Rabu (5/8/2020).

Kedua, Hasan menyebut, peraturan dalam e-IPO nanti juga akan menjamin kepastian penjatahan terpusat dengan minimum proporsi tertentu bagi para investor yang tergolong ke dalam kelompok investor domestik ritel. Hal ini menarik karena selama ini saham-saham yang baik dan baru dicatatkan di penawaran umum biasanya sulit dimiliki oleh para investor ritel. ( Baca juga:Bos OJK: Kondisi Pasar Modal Masih Belum Pulih )

"Nah, dengan ada pengaturan baru ini maka bisa dipastikan investor-investor ritel kita akan semakin punya kesempatan untuk memesan dan kemudian memiliki saham-saham di proses IPO yang dimaksud," kata dia.

Mengenai perbedaan mendasar antara IPO dan e-IPO, Hasan menyebut hal itu terdapat dari cara yang digunakan. Jika sebelumnya dilakukan secara manual dan investor yang berminat harus memesan secara manual pula melalui perusahaan efek, nantinya cukup dengan mengunjungi penyedia sistem e-IPO, yaitu Bursa Efek Indonesia di laman e-ipo.co.id

"Pemesanan mulai dari formulir pemesanan dan seluruh status pemesanan akan disampaikan secara elektronik melalui situs dimaksud. Jadi, cukup datang ke situs itu maka investor kemudian dapat mengakses dan berpartisipasi dalam IPO yang dimaksud," ucapnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Sesi I Tergelincir...
IHSG Sesi I Tergelincir ke 5.864, Nilai Transaksi Cetak Rp4,7 Triliun
Edukasi Trader dengan...
Edukasi Trader dengan Strategi 3 EMA: Membaca Arah Tren dan Peluang
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat ke 5.709 Pagi Ini, Mayoritas Sektor Bergerak Positif
Sah! Berikut Jajaran...
Sah! Berikut Jajaran Direksi Bursa Efek Indonesia Periode 2026-2030
Investor Saham Meningkat,...
Investor Saham Meningkat, Stockbit Andalkan Keamanan Berlapis
Status Pasar Modal RI...
Status Pasar Modal RI Tetap Emerging Market, Kekhawatiran Investor Hilang?
Gurita Konsentrasi Saham...
Gurita Konsentrasi Saham dan Ujian Transparansi Bursa Kita
Nasdem Dukung Bareskrim...
Nasdem Dukung Bareskrim Berantas Manipulasi Pasar Modal
Regulator Mundur, IHSG...
Regulator Mundur, IHSG Tersungkur: Ketika Krisis Kepercayaan Menghantam Pasar Modal
Rekomendasi
Messi Gagal Penalti,...
Messi Gagal Penalti, Argentina Kena Mental dan Tertinggal 0-1 dari Mesir
3 Momen Kontroversial...
3 Momen Kontroversial saat Argentina Singkirkan Mesir di Piala Dunia 2026
Keras! Pelatih Mesir...
Keras! Pelatih Mesir Tuding Kemenangan Argentina Sudah Diatur
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Terkoreksi 0,04 Persen di Level 5.984
Perusahaan yang Sahamnya...
Perusahaan yang Sahamnya Dimiliki Kaesang Kesandung Kredit Macet, Utang Bank Tembus Rp2,8 Triliun
Keruntuhan Dolar AS...
Keruntuhan Dolar AS Bukan Lagi Dongeng, BRICS Ubah dari Khayalan Menjadi Ancaman Nyata
RI-India Bidik Nilai...
RI-India Bidik Nilai Kerja Sama Ekonomi Tembus Rp445,8 Triliun, dari Infrastruktur hingga SDA
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved