Berpartisipasi di WFIS, CBI Tekankan Pentingnya Pengelolaan Risiko Kredit
Rabu, 01 November 2023 - 11:55 WIB
loading...
Di era informasi yang terus berkembang, pengelolaan risiko kredit menjadi semakin penting. Credit Bureau Indonesia menekankan hal itu dalam World Financial Innovation Series (WFIS). Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Credit Bureau Indonesia (CBI), sebagai salah satu perusahaan Lembaga Pengelola Informasi Perkreditan (LPIP) yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Indonesia telah sukses berpartisipasi dalam World Financial Innovation Series (WFIS) yang digelar pada tanggal 24 dan 25 Oktober 2023 di The Ritz-Carlton Jakarta, Pacific Place.
Baca Juga: Restrukturisasi Kredit Diperpanjang Bisa Kurangi Risiko Kredit Bank
Acara yang mengusung tema "Leveraging the Next Evolution in Financial Service" ini menyatukan para pemimpin dan pelaku industri keuangan global untuk membahas perubahan dan inovasi terkini dalam sektor layanan keuangan.
Sebagai salah satu pembicara utama dalam acara ini, CBI diwakili oleh Anton K Adiwibowo, yang menjabat sebagai Business & Services Director. Dalam sesi presentasinya, Anton K Adiwibowo mengupas topik yang krusial dengan topik utama "Tailored Risk Management Solutions by Leveraging Structured and Alternative Data Sources in the Credit Industry.”
"Di era informasi yang terus berkembang, pengelolaan risiko kredit menjadi semakin penting. Kami di Credit Bureau Indonesia berkomitmen untuk menghadirkan solusi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan persyaratan individu serta industri, dengan memanfaatkan berbagai sumber data, baik yang terstruktur maupun data alternatif," ungkap Anton K Adiwibowo dalam sambutannya.
Baca Juga: Kehadiran Credit Bureau Indonesia di ICCR 2023 Perkuat Komitmen Penyaluran Kredit yang Aman
Anton juga menambahkan "Data terstruktur dan alternatif membuka pintu menuju evaluasi kredit yang lebih komprehensif. Inilah yang memungkinkan setiap lembaga jasa keuangan membuat keputusan kredit dengan lebih cepat dengan tetap menjaga tingkat risiko yang baik, sehingga perusahaan dapat bertumbuh dengan sehat."
Baca Juga: Restrukturisasi Kredit Diperpanjang Bisa Kurangi Risiko Kredit Bank
Acara yang mengusung tema "Leveraging the Next Evolution in Financial Service" ini menyatukan para pemimpin dan pelaku industri keuangan global untuk membahas perubahan dan inovasi terkini dalam sektor layanan keuangan.
Sebagai salah satu pembicara utama dalam acara ini, CBI diwakili oleh Anton K Adiwibowo, yang menjabat sebagai Business & Services Director. Dalam sesi presentasinya, Anton K Adiwibowo mengupas topik yang krusial dengan topik utama "Tailored Risk Management Solutions by Leveraging Structured and Alternative Data Sources in the Credit Industry.”
"Di era informasi yang terus berkembang, pengelolaan risiko kredit menjadi semakin penting. Kami di Credit Bureau Indonesia berkomitmen untuk menghadirkan solusi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan persyaratan individu serta industri, dengan memanfaatkan berbagai sumber data, baik yang terstruktur maupun data alternatif," ungkap Anton K Adiwibowo dalam sambutannya.
Baca Juga: Kehadiran Credit Bureau Indonesia di ICCR 2023 Perkuat Komitmen Penyaluran Kredit yang Aman
Anton juga menambahkan "Data terstruktur dan alternatif membuka pintu menuju evaluasi kredit yang lebih komprehensif. Inilah yang memungkinkan setiap lembaga jasa keuangan membuat keputusan kredit dengan lebih cepat dengan tetap menjaga tingkat risiko yang baik, sehingga perusahaan dapat bertumbuh dengan sehat."
Lihat Juga :