The Fed Tahan Suku Bunga di Level Tertinggi 22 Tahun, Ini Pertimbangannya
Kamis, 02 November 2023 - 06:53 WIB
loading...
A
A
A
Teorinya adalah dengan menaikkan suku bunga dan membuatnya lebih mahal untuk pinjaman, konsumen akan menghabiskan lebih sedikit dan itu akan menyebabkan kenaikan harga yang lebih lambat.
Bank sentral telah menghadapi kritik, dengan beberapa menyarankan bahwa mempertahankan suku bunga pada tingkat yang lebih tinggi dapat menempatkan ekonomi AS pada risiko memasuki resesi.
Tetapi ekonomi tumbuh lebih baik dari perkiraan yakni mencapai 4,9% dari Juli hingga September 2023. Angka tersebut merupakan lompatan besar dari tiga bulan sebelumnya dan didukung oleh pasar pekerjaan yang ketat dan peningkatan belanja konsumen.
Dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu, Federal Reserve mengatakan, bahwa pemungutan suara mendukung mempertahankan suku bunga dengan suara bulat. The Fed juga menambahkan bahwa pihaknya siap untuk menyesuaikan kebijakannya "sebagaimana mestinya" jika risiko muncul.
Diterangkan juga bahwa menahan suku bunga, bakal memberi bank waktu untuk "menilai informasi tambahan" tentang bagaimana kinerja ekonomi.
Bank sentral telah menghadapi kritik, dengan beberapa menyarankan bahwa mempertahankan suku bunga pada tingkat yang lebih tinggi dapat menempatkan ekonomi AS pada risiko memasuki resesi.
Tetapi ekonomi tumbuh lebih baik dari perkiraan yakni mencapai 4,9% dari Juli hingga September 2023. Angka tersebut merupakan lompatan besar dari tiga bulan sebelumnya dan didukung oleh pasar pekerjaan yang ketat dan peningkatan belanja konsumen.
Dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu, Federal Reserve mengatakan, bahwa pemungutan suara mendukung mempertahankan suku bunga dengan suara bulat. The Fed juga menambahkan bahwa pihaknya siap untuk menyesuaikan kebijakannya "sebagaimana mestinya" jika risiko muncul.
Diterangkan juga bahwa menahan suku bunga, bakal memberi bank waktu untuk "menilai informasi tambahan" tentang bagaimana kinerja ekonomi.
Lihat Juga :