Pertumbuhan Ekonomi Akan Tetap Terkontraksi di Kuartal III

Rabu, 05 Agustus 2020 - 23:32 WIB
loading...
Pertumbuhan Ekonomi...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) baru saja mengumumkan pertumbuhan ekonomi yang minus 5,32% pada kuartal II 2020. Pengamat Ekonomi Piter Abdullah memandang, secara formal ekonomi Indonesia belum disebut resesi.

Sebab definisi resesi terjadi ketika pertumbuhan ekonomi negatif dalam dua kuartal berturut-turut. "Kuartal I pertumbuhan ekonomi kita masih positif 2,95%. Jadi walaupun kuartal II negatif kita belum masuk kategori resesi," ujar Piter saat dihubungi di Jakarta Rabu. ( Baca juga:Tenang, Baru Sekali Kontraksi Resesi Ekonomi Belum Brojol )

Menurut dia, Indonesia baru disebut mengalami resesi apabila pada bulan Oktober, BPS kembali merilis angka pertumbuhan kuartal III 2020 yang negatif. "Bagaimana dempaknya? Pertumbuhan ekonomi yang diumumkan BPS sudah kita alami April hingga Juni yang lalu dimana pada periode itu kita mengalami PSBB. Kontraksi tersebut adalah dampak dari wabah Covid yang membatasi aktivitas ekonomi," jelasnya.

Pada kuartal III 2020, lanjut Piter, dengan masih adanya wabah maka perekonomian diprediksi masih akan terkontraksi. Tetapi dengan pelonggaran PSBB, kontraksi ekonomi yang terjadi akan lebih ringan dan tidak akan sedalam kuartal sebelumnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Antisipasi Krisis, Ini...
Antisipasi Krisis, Ini Isi Pertemuan Prabowo dan Tokoh Ekonomi Nasional di Istana
Risiko Resesi Amerika...
Risiko Resesi Amerika Semakin Besar, Begini Isi Ramalan Goldman Sachs
Resesi Mengancam Ekonomi...
Resesi Mengancam Ekonomi Terbesar Uni Eropa Diwarnai Runtuhnya Pesanan Industri
Gejolak Resesi di AS...
Gejolak Resesi di AS Bikin Kemenkeu Waspada
Amerika Disebut Sudah...
Amerika Disebut Sudah Jatuh ke Dalam Resesi, Begini Penjelasannya
Was-was Jepang-Inggris...
Was-was Jepang-Inggris Menuju Resesi, Jokowi: Jangan Sampai Serupiah Pun Melesat dari Rencana
Kepala BIN Budi Gunawan...
Kepala BIN Budi Gunawan Beri Peringatan Winter is Coming, Begini Kata Pengamat Keamanan
Ekonomi Lokal Benteng...
Ekonomi Lokal Benteng Hadapi Resesi
Ancaman Resesi, Apple...
Ancaman Resesi, Apple Batalkan Produksi iPhone SE 4
Rekomendasi
Nathalie Holscher Siap...
Nathalie Holscher Siap Menikah dengan Arpat, Akad Nikah Digelar Besok
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Spanyol, Negara yang Meraih Juara Piala Dunia 2026
Geely Pamer Performa...
Geely Pamer Performa dan Inovasi di Sirkuit Mandalika, Begini Sensasinya
Berita Terkini
Bahlil Siap Atur Mekanisme...
Bahlil Siap Atur Mekanisme Izin Tambang Ormas Agama Pascaputusan MK
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
Lionel Express Hadirkan...
Lionel Express Hadirkan Solusi Distribusi Barang B2B ke Seluruh Indonesia
Perkuat Ekosistem Emas...
Perkuat Ekosistem Emas Nasional, Pegadaian Resmi Jadi Bagian Pendirian Indonesia Bullion Market Association (IBMA)
Nikmati Pengalaman Nonton...
Nikmati Pengalaman Nonton Terbaik di XXI dengan Penawaran Eksklusif dari BRI
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved