Strategi Mempertahankan Bisnis di Tengah Pandemi Covid-19
Kamis, 30 April 2020 - 11:29 WIB
loading...
A
A
A
Beberapa tips yang bisa membuat bisnis anda bertahan di tengah situasi pandemi virus corona ini, diantaranya?
1. Beralih ke iklan digital
Nielsen Indonesia mencatat 80% konsumen mencari berita atau informasi tentang Covid-19 melalui sosial media, dan sebanyak 60% melalui mesin pencari, Pandit mengatakan beriklan di media digital, low budget namun high impact, mengoptimalkan keterbatasan budget yang dimiliki oleh bisnis anda dengan menggunakan strategi pemasaran yang tepat sasaran, misalnya dengan menggunakan influencer nano, yaitu seseorang yang memiliki followers atau pengikut yang banyak di media sosial, namun tidak sampai 10 ribu followers, biayanya lebih murah namun efektif karena faktor kedekatan dengan pengikutnya.
2. Change the strategy, not the budget
Jangan pernah berhenti beriklan meskipun di dalam situasi krisis, ujarnya lagi, namun rubah strateginya, dari hard selling menjadi soft selling, dengan menggunakan konsep story telling yang menyentuh sisi emosional konsumen seperti mengangkat isu-isu sosial yang bisa memberikan efek positif.
3. Don't think outside the box. Think like there is no box
Buatlah strategi pemasaran yang kreatif, memang tidak mengarahkan kepada proses pembelian secara langsung, namun iklan yang diingat oleh konsumen pada masa krisis akan membuat bisnis akan tetap kuat dan lebih cepat pulih, bahkan setelah krisis ini berakhir.
1. Beralih ke iklan digital
Nielsen Indonesia mencatat 80% konsumen mencari berita atau informasi tentang Covid-19 melalui sosial media, dan sebanyak 60% melalui mesin pencari, Pandit mengatakan beriklan di media digital, low budget namun high impact, mengoptimalkan keterbatasan budget yang dimiliki oleh bisnis anda dengan menggunakan strategi pemasaran yang tepat sasaran, misalnya dengan menggunakan influencer nano, yaitu seseorang yang memiliki followers atau pengikut yang banyak di media sosial, namun tidak sampai 10 ribu followers, biayanya lebih murah namun efektif karena faktor kedekatan dengan pengikutnya.
2. Change the strategy, not the budget
Jangan pernah berhenti beriklan meskipun di dalam situasi krisis, ujarnya lagi, namun rubah strateginya, dari hard selling menjadi soft selling, dengan menggunakan konsep story telling yang menyentuh sisi emosional konsumen seperti mengangkat isu-isu sosial yang bisa memberikan efek positif.
3. Don't think outside the box. Think like there is no box
Buatlah strategi pemasaran yang kreatif, memang tidak mengarahkan kepada proses pembelian secara langsung, namun iklan yang diingat oleh konsumen pada masa krisis akan membuat bisnis akan tetap kuat dan lebih cepat pulih, bahkan setelah krisis ini berakhir.
(bon)
Lihat Juga :