Ketahuan Curang, Pertamina Tolak 260 Ribu Kendaraan Minum Solar Subsidi

Kamis, 23 November 2023 - 13:10 WIB
loading...
Ketahuan Curang, Pertamina...
Sejumlah kendaraan ditolak menggunakan solar subsidi. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Setelah lolos di tahap awal, PT Pertamina Patra Niaga akhirnya menolak 260 ribu kendaraan untuk menikmati bahan bakar minyak ( BBM ) subsidi jenis solar atau jenis bahan bakar tertentu (JBT). Dari jumlah itu, sekitar 32 ribu kendaraan diblokir Pertamina, alias tak bisa sama sekali menikmati solar subsidi.

Baca juga: Pertamina Gebuk 400 SPBU yang Selewengkan BBM Subsidi

Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan merinci, 260 ribu kendaran yang ditolak per 19 November 2023 itu karena sejumlah faktor. 228 ribu kendaraan karena nomor polisi konsumen JBT solar tidak terdapat di Korlantas yang proses pengecekannya menggunakan data Samsat.

Sementara, 32 ribu kendaraan yang diblokir karena kendaraan tidak sesuai dengan data Korlantas (54,3%), pelangsir (39,61%), dan menggunakan foto editan (6,09%).

"Ada tiga yang memang menjadi penyebab. Yang pertama adalah tidak sesuai, bukan tidak terdapat, (artinya) tidak sesuai data Korlantas. Lalu ini diindikasikan sebagai pelangsir karena melakukan pengisian berulang-ulang. Kemudian yang satu lagi itu adalah foto indikasi edit yang dimasukkan adalah data kendaraan yang disampaikan itu terindikasi palsu. Jadi ini yang kita lakukan," kata Riva dikutip Kamis (23/11/2023).

Berdasarkan data per 19 Nov 2023 terdapat 7.898.648 kendaraan yang sudah didaftarkan di program Subsidi Tepat. Sebanyak 6.114.262 di antaranya telah diterima.

Namun, ada 704.823 kendaraan yang ditolak. Sedangkan 137.575 lainnya menunggu verifikasi, dan 941.988 sisanya belum melakukan submit.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengulik Alasan di Balik...
Mengulik Alasan di Balik Kenaikan Harga Pertamax: Demi Jaga Investor dan Keuangan
Harga Pertamax Melejit...
Harga Pertamax Melejit Jadi Rp16.250, Kelas Menengah Kian Terjepit
Pangkas 79 Ton Emisi...
Pangkas 79 Ton Emisi per Tahun, Pertamina Perluas Penggunaan Energi Bersih di Kapal Tanker
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Pertamina Hulu Rokan...
Pertamina Hulu Rokan Buka Magang Kerja 2026 untuk Lulusan D3-S1, Cek Syaratnya
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Pengamat UGM: Tak Bisa Ditahan Lagi Pemerintah
Pengamat: Kenaikan Harga...
Pengamat: Kenaikan Harga Pertamax Minim Timbulkan Risiko Gejolak Sosial
Rekomendasi
Jelang 1 Muharram, Ulama...
Jelang 1 Muharram, Ulama Anjurkan Minum Susu Putih Sebelum Subuh, Ini Alasannya
Denny JA Sebut Algoritma...
Denny JA Sebut Algoritma Lahirkan Kelas Baru Pekerja Digital yang Rentan
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Berita Terkini
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Infografis
Gubernur Muzakir Manaf,...
Gubernur Muzakir Manaf, Mantan Panglima GAM yang Tolak 4 Pulau Aceh Masuk Sumut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved