Ganjar-Mahfud Dorong Produk UMKM Berkembang di Platform E-commerce

Sabtu, 25 November 2023 - 15:13 WIB
loading...
Ganjar-Mahfud Dorong...
Calon presiden dan wakil presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD, komitmen mendorong umkm berkembang di e-commerce. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Calon presiden dan wakil presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD, akan fokus pada pertumbuhan industri digital dalam negeri. Mereka bertujuan untuk meningkatkan andil industri digital lokal dalam proses digitalisasi, termasuk pengembangan aplikasi nasional.

Visi-misi mereka membawa tema "Menggalang Indonesia Menuju Negara Maritim yang Adil, Berkelanjutan, dan Unggul dengan Akselerasi". Ganjar-Mahfud berambisi untuk meningkatkan kontribusi pelaku bisnis dan produk dalam negeri di ranah ekonomi digital, termasuk e-commerce, untuk mendukung pertumbuhan UMKM lokal.

Baca Juga: Komitmen Mahfud MD Lakukan Penegakan dan Perlindungan Hukum, Ini Penjelasannya

Alfons Tanujaya, seorang ahli keamanan siber dan forensik digital dari Vaksincom, setuju bahwa perkembangan platform digital akan terus meningkat dengan cepat ke depan. Oleh karena itu, pemerintah perlu memberikan perhatian khusus terutama terhadap pertumbuhan besar aplikasi e-commerce dalam jual beli online saat ini.

"Digitalisasi akan menjangkau hampir semua bidang. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk familiar dengan prinsip-prinsip kehidupan digital di mana kecakapan digital menjadi faktor kunci dalam menyesuaikan diri di era digital ke depan," ujar Alfons kepada JawaPos.com pada Kamis (23/11).

Alfons menekankan perlunya regulasi yang jelas untuk e-commerce dan pemahaman yang cukup bagi masyarakat agar mereka bisa memasarkan produknya melalui platform e-commerce. Langkah ini diharapkan akan meningkatkan efisiensi penjualan produk lokal di masa mendatang.

Sementara itu, Ganjar Pranowo menyoroti potensi besar ekonomi digital yang dapat tumbuh jika diberi perhatian serius. Sebagai hasilnya, ia menegaskan bahwa salah satu prioritasnya adalah mempercepat pembangunan infrastruktur digital di Indonesia.

"Potensi ekonomi digital di Indonesia sangat besar, sekitar Rp 4.531 triliun. Jika dikelola dengan baik, hal ini bisa menjadi salah satu pendorong utama bagi Indonesia menuju visi 'Indonesia Emas 2045'," kata Ganjar saat hadir dalam pertemuan BEM Nusantara Jawa Timur di Universitas Dr. Soetomo Surabaya.

Dia berpendapat bahwa pemerintah Indonesia belum mengelola potensi ekonomi digital secara efektif hingga saat ini. Oleh karena itu, dia sangat ingin memajukan dan mengembangkan ekonomi digital di Indonesia.

"Proses ini harus dipercepat; kita tidak bisa bergantung hanya pada metode-metode tradisional untuk pendapatan negara," jelas Ganjar.

Baca Juga: Ganjar Sebut Transisi Energi Bakal Ciptakan 3,7 Juta Lapangan Kerja Baru, Cek Faktanya

Ganjar telah merencanakan beberapa program untuk mencapai tujuan tersebut, di antaranya adalah meningkatkan pembangunan infrastruktur digital, terutama dalam hal konektivitas internet. Baginya, peningkatan infrastruktur internet di negara sebesar Indonesia merupakan salah satu masalah yang harus diatasi.

"Pembangunan infrastruktur digital yang cepat dan terjangkau harus dipercepat secara merata. Kecepatan internet kita sangat penting, karena bantuan dan pelatihan akan sia-sia jika koneksinya tidak memadai," katanya dengan tegas.

Dengan adanya akses internet yang cepat, Ganjar percaya bahwa generasi muda Indonesia akan dapat terus berkarya dan berinovasi. Dia yakin bahwa jika infrastruktur yang memadai tersedia, anak muda Indonesia memiliki potensi untuk bersaing di ranah digital secara global.

"Anak muda saat ini gemar berkarya di kafe, pantai, dan tempat lainnya. Tanpa akses internet, mereka tidak dapat melakukannya," ujar Ganjar.

Selain itu, Ganjar mengutarakan keinginannya mendorong industrialisasi gadget di Indonesia. Ia mengungkapkan saat ini kepemilikan laptop dan gadget di Indonesia masih cukup rendah jika dibanding negara maju lainnya.

"Singapura unggul jauh, hampir semua penduduknya memiliki laptop dan gadget. Oleh karena itu, ke depan, pembangunan industri perangkat laptop dan gadget di dalam negeri harus diperkuat untuk menciptakan kesetaraan," ujarnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Marketplace kian ‘Sesak’,...
Marketplace kian ‘Sesak’, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
Saatnya Ubah Wishlist...
Saatnya Ubah Wishlist ke Checkout lewat Watsons 5.5 Ultimate Sale
Purbaya Ungkap Alasan...
Purbaya Ungkap Alasan di Balik Pajak Pedagang Online: Bukan Hanya demi Pendapatan Negara
AEON360 dan Google Cloud...
AEON360 dan Google Cloud Hadirkan Ekosistem Berbasis AI untuk Pengalaman Belanja yang Praktis
Penjualan E-Commerce...
Penjualan E-Commerce Capai USD5,76 Miliar, Didorong Konten dan Live Streaming
Wishlist Ramadan Makin...
Wishlist Ramadan Makin Panjang? Cek Dulu Biar Semua Siap Tepat Waktu
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
PDIP Sudah Siap, Ganjar...
PDIP Sudah Siap, Ganjar Minta Percepat Pembahasan RUU Pemilu
Lindungi Konsumen dan...
Lindungi Konsumen dan Literasi Digital, Blibli Luncurkan JEDA
Rekomendasi
PP Himmah: Waspada Aksi...
PP Himmah: Waspada Aksi Reformasi Jilid II Dimanfaatkan Hambat Program Pemerintah
Tepis Ada Pembagian...
Tepis Ada Pembagian Keuntungan Program MBG ke Presiden, Kepala BGN: Hoaks
Lansia 70 Tahun di PIK...
Lansia 70 Tahun di PIK Nyaris Diculik, Pelaku Kini Diburu Polisi
Berita Terkini
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Infografis
Eropa Sangat Takut Radikalisasi...
Eropa Sangat Takut Radikalisasi Berkembang di Suriah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved