Memburu Burung Berprestasi untuk Mencetak Laba dari Anakan Berkualitas

Sabtu, 08 Agustus 2020 - 15:34 WIB
loading...
A A A
"Ada waktu khusus juga untuk didengarkan lagu tersebut, yaitu malam hari saat mereka istirahat. Kandang ditutup, lagu didengarkan semalaman," jelas Rizky.

Burung-burung yang sudah dilatih selama enam bulan hingga setahun dan siap diadu kicauannya dengan burung lain ini sudah melejit harganya hingga mencapai Rp5 juta. Harga ini akan terus melambung hingga puluhan juta jika sering menang perlombaan.

Salah satu burung kenari milik Rizky misalnya, pernah ditawar hingga Rp20 juta lebih, tapi dengan yakin dia menolak. Burung tersebut akan menjadi indukan lagi yang hasilnya dikemudian hari bisa lebih dari Rp20 juta tentunya. (Baca juga: Pemerintah Membolehkan Sekolah Tatap Muka di Zona Kuning)

Satu ekor pejantan biasanya dalam seminggu bisa tiga kali kawin. Bahkan, minggu depan sudah siap dikawinin lagi. Burung-burung yang sudah berprestasi sangat ditunggu anakannya sehingga Rizky giat untuk mengawinkan.

Dalam sehari sebanyak 8 ekor anakan laku dengan permintaan yang sedang memuncak hingga 20 ekor. Tren burung berkicau ini memang sedang naik daun. Pemain baru maupun yang kembali menyukai burung setelah vakum pun tidak kalah banyaknya. Rentang usia pun semakin muda, para remaja sudah mulai gemar melatih burung berkicau dengan lagu tertentu.

Atap kenari bogor selain serius menjadi breeder anakan unggul juga menjual pakan. Sejak empat tahun lalu Rizky bersama sang kakak, Ismatullah kembali mencari peluang ditengah para pecinta burung kicau ini. Penjualan pakan bahkan sudah ke banyak daerah di Indonesia melalui marketplace.

"Kami jual pakan atas permintaan konsumen dan teman-teman yang penasaran. Apa makanan burung- burung di Atap Kenari Bogor yang sering menjuarai berbagai lomba. Kami langsung buatkan dan jual kemasan dengan berbagai ukuran," jelas Ismatullah.

Dia hanya menyebut pakannya terdiri dari rempah-rempah khusus berdasarkan pengalamannya selama 13 tahun menjadi kicau mania. Dua kakak beradik ini menjadikan teras rumah sebagai tempat berkumpul sesama pencinta burung. Tidak jarang mereka kedatangan tamu dari luar kota hanya untuk melihat burung kenari yang konon berprestasi. Mendengar kicauan indah yang berujung memesan anakannya.

Selain Kenari, Lovebird menjadi favorit para pencinta burung. Warna bulunya yang cantik menjadi incaran. Lovebird juga sering dilombakan untuk suaranya atau disebut kekekan.

Syukur Ade Saputra atau yang akrab disapa Putra ini baru tiga bulan fokus mengurus Lovebird sebelumnya burung kicau. Dia pun sudah berani mengikuti berbagai lomba, berkat keuletannya merawat. Alhasil, sebanyak 20 piala sudah didapatkannya.

Putra juga kini menternakkan Lovebird dari yang awalnya hanya 3 pasang Lovebird kini Putra sudah memiliki 14 ekor Lovebird. (Baca juga: Rusia Diduga Kerahkan Sistem Rudal S-400 ke Libya)

"Pindah ke Lovebird karena ingin tantangan baru. Karena Lovebird ini beda, dia burung yang senang berkoloni atau burung sosial. Tidak mudah untuk diajak lomba," ungkapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Metro Timur Indonusa...
Metro Timur Indonusa Investasi USD1 Juta, Dukung Pengembangan Alat AI bagi Kreator
Pekerja Muda Beralih...
Pekerja Muda Beralih ke Peluang Usaha Minim Risiko demi Stabilitas Finansial
Rocket Day 2025, 25...
Rocket Day 2025, 25 Pengusaha Muda Buka Peluang Ekonomi Senilai Rp4,17 Miliar
Bukan Cuma Transaksi,...
Bukan Cuma Transaksi, AgenBRILink Buka Peluang Usaha hingga Pelosok Negeri
Bermodal Rp150 Ribu,...
Bermodal Rp150 Ribu, Pasticuan Bantu Wujudkan Mimpi Jadi Pengusaha Ekspor Impor
Memacu Kreativitas Usaha...
Memacu Kreativitas Usaha lewat Kampoeng Cokelat
Burung Merpati Punya...
Burung Merpati Punya GPS Canggih Alamiah Melebihi Teknologi Buatan Manusia
BCA Berbagi Ilmu Ajak...
BCA Berbagi Ilmu Ajak Mahasiswa Untirta Ubah Kegagalan Jadi Peluang
Terungkap Kebiasaan...
Terungkap Kebiasaan Burung Galapagos Melakukan Perjalanan Sejauh 3.000 Mil
Rekomendasi
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
KPK: Bupati Muara Enim...
KPK: Bupati Muara Enim Suap ASN BPK demi Pertahankan Opini WTP
Berita Terkini
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Finnet dan Kemenhub...
Finnet dan Kemenhub Kolaborasi Percepat Digitalisasi Pembayaran Layanan Maritim
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved