Mengintip Penerapan Teknologi AI di Tambang Batu bara Berau Coal
Kamis, 07 Desember 2023 - 21:38 WIB
loading...
Perusahaan tambang batu bara asal kalimantan Timur, PT Berau Coal menerapkan teknologi Artificial Intellegence (AI) di kegiatan pertambangan yang diklaim menjadi yang pertama. Foto/Dok
A
A
A
BERAU - Perusahaan tambang batu bara asal kalimantan Timur, PT Berau Coal menerapkan teknologi Artificial Intellegence (AI) di kegiatan pertambangan melalui aplikasi Mining Eyes Analytics (MEA). Wakil Kepala Teknik Tambang, Arintoko Saputro mengklaim penerapan AI ini merupakan yang pertama kali diterapkan di lingkungan tambang batu bara.
Baca Juga: Soal Pungutan Baru Batu Bara, Ini Kata Berau Coal
Katanya, melalui teknologi AI maka seluruh kegiatan lalu lintas kendaraan serta manusia di area tambang dapat diawasi dengan jarak jauh. Menurutnya hal itulah yang kemudian dapat meminimalkan kontak fisik antara pekerja dan bahaya yang ada di area pit.
Sebab jarak antar truck tambang ketika melakukan pengangkutan bisa diatur jarak amannya melalui aplikasi mining eyes ini. Oleh karena itu, ia menilai mining eyes ini adalah sistem pengawasan canggih yang memanfaatkan jaringan terpusat kamera video yang terhubung untuk memantau dan merekam aktivitas di dalamnya secara komprehensif di wilayah pertambangan.
"Sistem MEA ini memantau berbagai aktivitas termasuk pekerja yang beroperasi di luar kabin, menjaga jarak aman antar unit, pengemudi truk, operator alat berat dan personil lainnya," terangnya ketika ditemui di site penambangan batubara Binungan, Rabu (6/12/2023).
Baca Juga: Perkuat Pasokan Batu Bara PLTU, PLN Siapkan Strategi Coal Blending Facility
Arintoko menuturkan, dengan menerapkan sistem MEA dalam operasi penambangan, pemantauan dan pengendalian secara keseluruhan dapat dilakukan secara signifikan, menigkatkan langkah-langkah keselamatan hingga memastikan dengan ketat kepatuhan terhadap protokol keselamatan. Ia juga menambahkan baha penerapan AI di sistem pengawasan ini terbukti sangat efektif dalam menekan angka risiko kecelakaan kerja di wilayah tambang.
Baca Juga: Soal Pungutan Baru Batu Bara, Ini Kata Berau Coal
Katanya, melalui teknologi AI maka seluruh kegiatan lalu lintas kendaraan serta manusia di area tambang dapat diawasi dengan jarak jauh. Menurutnya hal itulah yang kemudian dapat meminimalkan kontak fisik antara pekerja dan bahaya yang ada di area pit.
Sebab jarak antar truck tambang ketika melakukan pengangkutan bisa diatur jarak amannya melalui aplikasi mining eyes ini. Oleh karena itu, ia menilai mining eyes ini adalah sistem pengawasan canggih yang memanfaatkan jaringan terpusat kamera video yang terhubung untuk memantau dan merekam aktivitas di dalamnya secara komprehensif di wilayah pertambangan.
"Sistem MEA ini memantau berbagai aktivitas termasuk pekerja yang beroperasi di luar kabin, menjaga jarak aman antar unit, pengemudi truk, operator alat berat dan personil lainnya," terangnya ketika ditemui di site penambangan batubara Binungan, Rabu (6/12/2023).
Baca Juga: Perkuat Pasokan Batu Bara PLTU, PLN Siapkan Strategi Coal Blending Facility
Arintoko menuturkan, dengan menerapkan sistem MEA dalam operasi penambangan, pemantauan dan pengendalian secara keseluruhan dapat dilakukan secara signifikan, menigkatkan langkah-langkah keselamatan hingga memastikan dengan ketat kepatuhan terhadap protokol keselamatan. Ia juga menambahkan baha penerapan AI di sistem pengawasan ini terbukti sangat efektif dalam menekan angka risiko kecelakaan kerja di wilayah tambang.
Lihat Juga :