Mengintip Penerapan Teknologi AI di Tambang Batu bara Berau Coal
Kamis, 07 Desember 2023 - 21:38 WIB
loading...
A
A
A
Dalam kesempatan yang sama, PJO Safety Health Environment (SHE) Section Head PT Pamapersada Nusantara, mitra kerja Berau Coal, Zanuar menjelaskan, bahwa penggunaan MEA yang dimulai sejak Oktober 2023 ini membuat pekerjaan pengawasan di area tambang jauh lebih efisien serta menjangkau wilayah yang lebih luas ketimbang hanya mengandalkan kamera serta petugas.
"Mining eyes bisa mengurangi jumlah pengawas, jangkauan teman-teman lebih luas. Kalau front loading, pengawas hanya mengawasi area tertentu saja, dari sini semua terlihat. Pelaksanaan inspeksi dan pengawasan itu bisa lebih sering, tidak perlu pakai kemana-mana, pakai komunikasi jarak jauh saja langsung," jelas Zanuar.
Selain itu produksi juga turut terkena dampak dengan pengawasan yang lebih efisien. "Fleet matching lebih sesuai, ketika fleet matching lebih sesuai otomatis produksi akan lebih bagus. Berdampak safety dan produktivitas," lanjut Zanuar.
Zanuar menambahkan, selain MEA, perusahaan tambang batu bara grup Sinar Mas ini juga menggunakan teknologi yang berhubungan dengan sistem pengawasan pada pengemudi transportasi alat angkut batubara atau yang disebut dengan Driving Monitoring System (DME).
Katanya, alat canggih ini memanfaatkan kecerdasan buatan untuk dapat memantau setiap perilaku operator dump truck, kecepatan berlebih dan kelelahan secara cermat guna memastikan pekerjaan yang lebih aman untuk pengangkutan di jalan raya.
Zanuar menuturkan, selain mendeteksi kelelahan, DMS ini juga mampu mendeteksi perilaku berisiko lainnya seperti mengemudi yang terganggu, menggunakan perangkat seluler atau makan di belakang kemudi.
"Melalui jaringan sensor dan kamera canggih, DMS dengan cermat melacak dan menganalisis perilaku pengemudi secara real-time seperti penyimpangan jalur & kanan, melihat sekeliling, menelepon, dan merokok," terangnya lebih lanjut.
"Mining eyes bisa mengurangi jumlah pengawas, jangkauan teman-teman lebih luas. Kalau front loading, pengawas hanya mengawasi area tertentu saja, dari sini semua terlihat. Pelaksanaan inspeksi dan pengawasan itu bisa lebih sering, tidak perlu pakai kemana-mana, pakai komunikasi jarak jauh saja langsung," jelas Zanuar.
Selain itu produksi juga turut terkena dampak dengan pengawasan yang lebih efisien. "Fleet matching lebih sesuai, ketika fleet matching lebih sesuai otomatis produksi akan lebih bagus. Berdampak safety dan produktivitas," lanjut Zanuar.
Zanuar menambahkan, selain MEA, perusahaan tambang batu bara grup Sinar Mas ini juga menggunakan teknologi yang berhubungan dengan sistem pengawasan pada pengemudi transportasi alat angkut batubara atau yang disebut dengan Driving Monitoring System (DME).
Katanya, alat canggih ini memanfaatkan kecerdasan buatan untuk dapat memantau setiap perilaku operator dump truck, kecepatan berlebih dan kelelahan secara cermat guna memastikan pekerjaan yang lebih aman untuk pengangkutan di jalan raya.
Zanuar menuturkan, selain mendeteksi kelelahan, DMS ini juga mampu mendeteksi perilaku berisiko lainnya seperti mengemudi yang terganggu, menggunakan perangkat seluler atau makan di belakang kemudi.
"Melalui jaringan sensor dan kamera canggih, DMS dengan cermat melacak dan menganalisis perilaku pengemudi secara real-time seperti penyimpangan jalur & kanan, melihat sekeliling, menelepon, dan merokok," terangnya lebih lanjut.
Lihat Juga :