Harga Daging Babi Anjlok, Pertanda Buruk Ekonomi China
Selasa, 12 Desember 2023 - 20:11 WIB
loading...
Penurunan harga daging babi menandakan China belum bisa lepas dari kekhawatiran ekonomi. FOTO/China Daily
A
A
A
JAKARTA - Harga daging babi di China anjlok lebih dari 6% pekan lalu mencapai level terendah sejak April 2022. Dalam siklus pembelian ketiga tahun ini, Beijing pada November membeli lebih banyak daging babi untuk cadangan strategis tetapi hal itu tidak mencegah harga yang jatuh.
Berdasarkan laporan Bloomberg, dikutip dari Yahoo Finance, pihak berwenang telah meminta para peternak untuk segara menjual babi setelah mereka melakukan penimbunan. Penurunan harga daging babi menandakan indikator terbaru bahwa China belum bisa lepas dari kekhawatiran deflasi dan pertumbuhan ekonomi yang goyah.
Baca Juga: China Bantah Tudingan Barat: Ekonomi Kita Tangguh Tidak Runtuh
Indeks Harga Konsumen di China turun 0,5% dari tahun ke tahun pada November. Biro Statistik China melaporkan, angka yang lebih lemah dari perkiraan dan penurunan paling signifikan sejak November 2020.
Seorang pejabat dari People's Bank of China menunjuk pelemahan harga daging babi sebagai penghambat utama harga konsumen. Belum lama ini, saat China bersiap melonggarkan penguncian pandemi, para ahli strategi global mengantisipasi melonjaknya permintaan dan pemulihan ekonomi.
Berdasarkan laporan Bloomberg, dikutip dari Yahoo Finance, pihak berwenang telah meminta para peternak untuk segara menjual babi setelah mereka melakukan penimbunan. Penurunan harga daging babi menandakan indikator terbaru bahwa China belum bisa lepas dari kekhawatiran deflasi dan pertumbuhan ekonomi yang goyah.
Baca Juga: China Bantah Tudingan Barat: Ekonomi Kita Tangguh Tidak Runtuh
Indeks Harga Konsumen di China turun 0,5% dari tahun ke tahun pada November. Biro Statistik China melaporkan, angka yang lebih lemah dari perkiraan dan penurunan paling signifikan sejak November 2020.
Seorang pejabat dari People's Bank of China menunjuk pelemahan harga daging babi sebagai penghambat utama harga konsumen. Belum lama ini, saat China bersiap melonggarkan penguncian pandemi, para ahli strategi global mengantisipasi melonjaknya permintaan dan pemulihan ekonomi.
Lihat Juga :