Sekutu Amerika di Timteng Makin Lengket dengan China, Sepakati Investasi Rp387,5 Triliun
Rabu, 13 Desember 2023 - 15:17 WIB
loading...
Kerja sama ekonomi Arab Saudi dan China semakin lengket. Foto/Arabnews
A
A
A
JAKARTA - Hubungan perdagangan dan ekonomi antara Arab Saudi --yang selama ini dianggap sebagai sekutu Amerika Serikat--dan China bakal semakin lengket. Pada konferensi investasi baru-baru ini di Beijing, kedua petinggi negara menyaksikan penandatanganan lebih dari 60 nota kesepahaman dan perjanjian senilai USD25 miliar atau Rp387,5 triliun (kurs Rp15.500).
Baca juga: 10 Negara Timur Tengah dengan Jumlah Tentara Terbanyak
Dikutip dari Arab News, Rabu (13/12/2023), penandatanganan MoU itu terjadi di beberapa sektor usaha, seperti energi, pertanian, pariwisata, pertambangan, dan jasa keuangan. Termasuk logistik, infrastruktur, teknologi, dan perawatan kesehatan.
Konferensi investasi itu sendiri dilakukan di sela-sela kunjungan Menteri Investasi Saudi Khalid Al-Falih ke China.
Kesepakatan penting yang ditandatangani selama konferensi tersebut adalah di sektor teknologi informasi dan komunikasi. Federasi Esports Saudi dan operator turnamen esports China (VSPO) menandatangani MoU untuk mempromosikan peluang, kerja sama, dan partisipasi dalam eSports senilai USD8,5 miliar.
Sementara itu, Oriental Energy Co. dari China dan Ajlan & Bros Holding Group Co. dari Arab Saudi menandatangani perjanjian lain untuk menjajaki bidang kolaborasi di bidang manufaktur senilai USD7,5 miliar.
Di sektor energi, Kementerian Investasi Arab Saudi menandatangani kesepakatan dengan CRRC Group, BUMN China, untuk mengembangkan peluang di Kerajaan yang mencakup pengembangan proyek dan pembuatan energi terbarukan serta mobilitas berkelanjutan senilai USD2 miliar.
Baca juga: 10 Negara Timur Tengah dengan Jumlah Tentara Terbanyak
Dikutip dari Arab News, Rabu (13/12/2023), penandatanganan MoU itu terjadi di beberapa sektor usaha, seperti energi, pertanian, pariwisata, pertambangan, dan jasa keuangan. Termasuk logistik, infrastruktur, teknologi, dan perawatan kesehatan.
Konferensi investasi itu sendiri dilakukan di sela-sela kunjungan Menteri Investasi Saudi Khalid Al-Falih ke China.
Kesepakatan penting yang ditandatangani selama konferensi tersebut adalah di sektor teknologi informasi dan komunikasi. Federasi Esports Saudi dan operator turnamen esports China (VSPO) menandatangani MoU untuk mempromosikan peluang, kerja sama, dan partisipasi dalam eSports senilai USD8,5 miliar.
Sementara itu, Oriental Energy Co. dari China dan Ajlan & Bros Holding Group Co. dari Arab Saudi menandatangani perjanjian lain untuk menjajaki bidang kolaborasi di bidang manufaktur senilai USD7,5 miliar.
Di sektor energi, Kementerian Investasi Arab Saudi menandatangani kesepakatan dengan CRRC Group, BUMN China, untuk mengembangkan peluang di Kerajaan yang mencakup pengembangan proyek dan pembuatan energi terbarukan serta mobilitas berkelanjutan senilai USD2 miliar.
Lihat Juga :