Houthi Serang Kapal Asing di Laut Merah, IKEA Kena Imbasnya
Kamis, 21 Desember 2023 - 13:39 WIB
loading...
A
A
A
Peritel furnitur itu mengaku, sedang berdialog dengan penyedia pengirimannya untuk memastikan bahwa semuanya dapat dilakukan dengan aman.
Perusahaan riset rantai pasokan Project 44 mengatakan, menghindari Terusan Suez akan menunda 7-10 hari untuk rute pengiriman, dan barang-barang bisa mulai hilang dari rak-rak penjual pada Februari.
Sementara itu Direktur Makanan dan Keberlanjutan BRC, Andrew Opie mengatakan kepada BBC, bahwa krisis saat ini tidak akan berpengaruh pada musim liburan karena produk-produk tersebut sudah ada di Inggris. Akan tetapi Ia memperingatkan, dampaknya untuk jangka panjang.
"Beberapa barang mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk dikirim, karena mereka dialihkan melalui rute yang lebih panjang," ucapnya.
Selain penundaan produk, perjalanan yang lebih lama pada akhirnya bakal meningkatkan biaya pengiriman yang dapat berdampak pada harga-harga produk. Analis pengiriman Xeneta memperkirakan setiap perjalanan antara Asia dan Eropa Utara dapat menelan biaya tambahan USD1 juta.
"Ini adalah biaya yang pada akhirnya akan diteruskan ke konsumen yang membeli barang," kata Peter Sand, kepala analis di Xeneta kepada Reuters.
Perusahaan riset rantai pasokan Project 44 mengatakan, menghindari Terusan Suez akan menunda 7-10 hari untuk rute pengiriman, dan barang-barang bisa mulai hilang dari rak-rak penjual pada Februari.
Sementara itu Direktur Makanan dan Keberlanjutan BRC, Andrew Opie mengatakan kepada BBC, bahwa krisis saat ini tidak akan berpengaruh pada musim liburan karena produk-produk tersebut sudah ada di Inggris. Akan tetapi Ia memperingatkan, dampaknya untuk jangka panjang.
"Beberapa barang mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk dikirim, karena mereka dialihkan melalui rute yang lebih panjang," ucapnya.
Selain penundaan produk, perjalanan yang lebih lama pada akhirnya bakal meningkatkan biaya pengiriman yang dapat berdampak pada harga-harga produk. Analis pengiriman Xeneta memperkirakan setiap perjalanan antara Asia dan Eropa Utara dapat menelan biaya tambahan USD1 juta.
"Ini adalah biaya yang pada akhirnya akan diteruskan ke konsumen yang membeli barang," kata Peter Sand, kepala analis di Xeneta kepada Reuters.
Lihat Juga :