Mengurai Kesiapan Penyediaan Pupuk Subsidi dan Tantangan Distribusi
Kamis, 21 Desember 2023 - 14:45 WIB
loading...
A
A
A
"Kalau ada statemen pupuk subsidi kurang kenyataannya serapan di Jateng tidak pernah 100 persen. Realisasi penyaluran dan persentase petani tebus pupuk pada 2023, pupuk urea baru 78 persen, NPK 78 persen, NPK formula khusus 21 persen. Jadi rata-rata semua 78,31 persen," beber Supriyanto.
Sementara itu Senior Project Managet Advokasi Publik Pupuk Indonesia, Yana Nurahmad Haerudin menegaskan, alokasi pupuk bersubdisi nasional masih didalam kemampuan kapasitas produksi Pupuk Indonesia. Menurutnya stok pupuk bersubsidi untuk para petani aman.
Menurut data Pupuk Indonesia, produksi pupuk sampai dengan Desember sudah mencapai 10,7 juta ton dan sampai dengan 19 Desember 2023, penyaluran pupuk bersubsidi atau Public Service Obligation sudah mencapai 6 juta ton, sesuai dengan anggaran kontrak Pemerintah. Penyaluran tersebut terdiri dari 3,6 juta ton urea dan 2,4 juta ton NPK
"Jadi lima tahun terakhir bisa mememuhi kebutuhan pupuk subsidi nasional. Jadi kalau kami diberi tantangan untuk bisa memenuhi pupuk, kami bisa," tegas Yana.
Yana mengingatkan, Pemerintah juga berencana melakukan penambahan jumlah pupuk bersubdisi. "Kemarin kami di Pekalongan ada kunjungan Bapak Presiden, Alhamdulillah beliau merespon bahwa subsidi akan ditambah karena suplai pupuknya juga ada," beber Yana.
Sementara itu Senior Project Managet Advokasi Publik Pupuk Indonesia, Yana Nurahmad Haerudin menegaskan, alokasi pupuk bersubdisi nasional masih didalam kemampuan kapasitas produksi Pupuk Indonesia. Menurutnya stok pupuk bersubsidi untuk para petani aman.
Menurut data Pupuk Indonesia, produksi pupuk sampai dengan Desember sudah mencapai 10,7 juta ton dan sampai dengan 19 Desember 2023, penyaluran pupuk bersubsidi atau Public Service Obligation sudah mencapai 6 juta ton, sesuai dengan anggaran kontrak Pemerintah. Penyaluran tersebut terdiri dari 3,6 juta ton urea dan 2,4 juta ton NPK
"Jadi lima tahun terakhir bisa mememuhi kebutuhan pupuk subsidi nasional. Jadi kalau kami diberi tantangan untuk bisa memenuhi pupuk, kami bisa," tegas Yana.
Yana mengingatkan, Pemerintah juga berencana melakukan penambahan jumlah pupuk bersubdisi. "Kemarin kami di Pekalongan ada kunjungan Bapak Presiden, Alhamdulillah beliau merespon bahwa subsidi akan ditambah karena suplai pupuknya juga ada," beber Yana.
(akr)
Lihat Juga :