Sub Holding PalmCo Diyakini Bikin PTPN Lebih Fleksibel Dalami Bisnis Sawit
Minggu, 24 Desember 2023 - 13:15 WIB
loading...
Keputusan merealisasikan pendirian Sub Holding PalmCo diyakini membuat lebih fleksibel untuk konsentrasi di bisnis sawit yang selama ini dikelola terpisah-pisah. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Pengamat ekonomi dan akademisi Universitas Gajah Mada (UGM), Fahmy Radhi mengapresiasi, keputusan Pemerintah melalui Kementerian BUMN dan PTPN Group telah merealisasikan pendirian Sub Holding PalmCo yang khusus mengelola bisnis sawit .
“Saya sangat mengapresiasi karena akan membuat PalmCo lebih fleksibel untuk konsentrasi di bisnis sawit yang selama ini dikelola terpisah-pisah,” jelas Fahmy Radhi, menjawab wartawan, di Jakarta, Kamis (21/12/2023).
Baca Juga: Erick Thohir Buka-bukaan Soal Alasan IPO PHE dan PalmCo, Apa Untungnya?
“Dengan adanya sub holding PalmCo, pendalaman usaha akan terbentuk, sehingga perusahaan juga lebih fleksibel mengatasi sejumlah masalah dan tantangan yang dihadapi perusahaan dan Pemerintah dalam industri sawit nasional,” sambung Fahmy Radhi.
Baca Juga: Pembentukan Sub Holding BUMN Sawit Dinilai Bisa Dukung Ketahanan Pangan
Dia mengatakan, Sub Holding PalmCo yang merupakan hasil konsolidasi sejumlah unit usaha perusahaan-perusahaan dalam PTPN Group akan lebih leluasa mengembangkan bisnis di industri kelapa sawit untuk pangan atau untuk bahan baku energi.
PalmCo tambahnya, lagi diharapkan dapat lebih fleksibel mengakomodasi kebijakan-kebijakan nasional di industri karena di sistem sudah ada sub holding yang khusus menangani komoditas sawit.
“Saya sangat mengapresiasi karena akan membuat PalmCo lebih fleksibel untuk konsentrasi di bisnis sawit yang selama ini dikelola terpisah-pisah,” jelas Fahmy Radhi, menjawab wartawan, di Jakarta, Kamis (21/12/2023).
Baca Juga: Erick Thohir Buka-bukaan Soal Alasan IPO PHE dan PalmCo, Apa Untungnya?
“Dengan adanya sub holding PalmCo, pendalaman usaha akan terbentuk, sehingga perusahaan juga lebih fleksibel mengatasi sejumlah masalah dan tantangan yang dihadapi perusahaan dan Pemerintah dalam industri sawit nasional,” sambung Fahmy Radhi.
Baca Juga: Pembentukan Sub Holding BUMN Sawit Dinilai Bisa Dukung Ketahanan Pangan
Dia mengatakan, Sub Holding PalmCo yang merupakan hasil konsolidasi sejumlah unit usaha perusahaan-perusahaan dalam PTPN Group akan lebih leluasa mengembangkan bisnis di industri kelapa sawit untuk pangan atau untuk bahan baku energi.
PalmCo tambahnya, lagi diharapkan dapat lebih fleksibel mengakomodasi kebijakan-kebijakan nasional di industri karena di sistem sudah ada sub holding yang khusus menangani komoditas sawit.
Lihat Juga :