7 Juta Nomor Induk Berusaha Dikeluarkan Sepanjang 2023, Berikut Komposisinya
Minggu, 31 Desember 2023 - 07:30 WIB
loading...
Kementerian Investasi/BKPM mencatat sepanjang 2023 telah menerbitkan 7.146.105 Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui sistem Online Single Submission (OSS). Foto/Dok Tokopedia
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Investasi /Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat sepanjang 2023 telah menerbitkan 7.146.105 Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui sistem Online Single Submission (OSS) .Komposisi NIB yang terbit terdiri dari usaha mikro sebanyak 6.887.479, disusul usaha kecil 187.402 NIB, lalu 23.350 NIB usaha menengah, dan 47.874 usaha besar.
Baca Juga: Tak Dikasih Rp875 Miliar oleh Sri Mulyani, Bahlil Curhat soal Perbandingan Avanza dan Mercy
Staf Khusus dan Juru Bicara Kementerian Investasi/BKPM, Tina Talisa menyampaikan, apresiasi kepada seluruh pelaku usaha yang telah melakukan pengurusan perizinan berusaha melalui sistem OSS berbasis risiko. Sistem ini merupakan implementasi UU Cipta Kerja untuk memberikan kemudahan berusaha.
"Pengurusan NIB yang sepenuhnya online ini tidak bisa berjalan tanpa kesediaan dan pemahaman para pelaku usaha. Kami juga mendapat banyak masukan dari pelaku usaha untuk penyempurnaan sistem OSS agar semakin user friendly,” ujar Tina dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (30/12/2023).
Baca Juga: 2 Tahun Sejak Diluncurkan Jokowi, OSS Berbasis Risiko Terbitkan 5 Juta Lebih NIB
Tina juga menambahkan, jumlah NIB yang diterbitkan melalui sistem OSS mengalami peningkatan yang signifikan di tahun 2023 ini. Tercatat lebih dari 2 juta NIB terbit sejak peringatan 2 tahun sistem OSS berbasis risiko pada bulan Agustus 2023 lalu.
Sebagai perbandingan, sepanjang tahun 2022 sistem OSS menerbitkan sebanyak 2.461.775 NIB. Artinya, dalam 5 bulan terakhir bisa hampir menyamai penerbitan NIB tahun 2022.
Baca Juga: Tak Dikasih Rp875 Miliar oleh Sri Mulyani, Bahlil Curhat soal Perbandingan Avanza dan Mercy
Staf Khusus dan Juru Bicara Kementerian Investasi/BKPM, Tina Talisa menyampaikan, apresiasi kepada seluruh pelaku usaha yang telah melakukan pengurusan perizinan berusaha melalui sistem OSS berbasis risiko. Sistem ini merupakan implementasi UU Cipta Kerja untuk memberikan kemudahan berusaha.
"Pengurusan NIB yang sepenuhnya online ini tidak bisa berjalan tanpa kesediaan dan pemahaman para pelaku usaha. Kami juga mendapat banyak masukan dari pelaku usaha untuk penyempurnaan sistem OSS agar semakin user friendly,” ujar Tina dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (30/12/2023).
Baca Juga: 2 Tahun Sejak Diluncurkan Jokowi, OSS Berbasis Risiko Terbitkan 5 Juta Lebih NIB
Tina juga menambahkan, jumlah NIB yang diterbitkan melalui sistem OSS mengalami peningkatan yang signifikan di tahun 2023 ini. Tercatat lebih dari 2 juta NIB terbit sejak peringatan 2 tahun sistem OSS berbasis risiko pada bulan Agustus 2023 lalu.
Sebagai perbandingan, sepanjang tahun 2022 sistem OSS menerbitkan sebanyak 2.461.775 NIB. Artinya, dalam 5 bulan terakhir bisa hampir menyamai penerbitan NIB tahun 2022.
Lihat Juga :