Jokowi Minta Sri Mulyani Tambah Subsidi Pupuk Rp14 Triliun Tahun Ini
Kamis, 04 Januari 2024 - 11:35 WIB
loading...
Kementan memastikan Presiden Jokowi menyetujui penambahan anggaran subsidi pupuk tahun ini. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan usulan penambahan anggaran pupuk bersubsidi sebesar Rp14 triliun telah disetujui oleh Presiden Joko Widodo. Hal itu sekaligus menjadi jawaban atas persoalan penyaluran pupuk bersubsidi.
"Kami terimakasih tak terhingga kepada presiden karena beliau sangat mencintai petani. Alhamdulillah hari ini anggaran ditambah Rp14 triliun. Kita doakan semoga beliau sehat selalu," ujar Mentan Amran dalam keterangan tertulisnya dikutip Kamis (4/1/2024).
Baca Juga: Ini Kriteria Petani yang Berhak Dapat Pupuk Bersubsidi
Menurut dia penambahan alokasi pupuk bersubsidi ini diharapkan mampu menggairahkan produktivitas para petani. Akhirnya produksi panganpun juga turut akan meningkat.
Lebih lanjut, Mentan menjelaskan anggaran pupuk selama ini besarannya hanya menjangkau petani secara terbatas dan tidak bisa memenuhi semua kebutuhan, mengingat anggaran yang tersedia sekitar Rp 25 triliun. Sehingga dengan adanya tambahan Rp14 triliun, maka alokasi pupuk bersubsidi menjadi Rp39 triliun.
"Kami terimakasih tak terhingga kepada presiden karena beliau sangat mencintai petani. Alhamdulillah hari ini anggaran ditambah Rp14 triliun. Kita doakan semoga beliau sehat selalu," ujar Mentan Amran dalam keterangan tertulisnya dikutip Kamis (4/1/2024).
Baca Juga: Ini Kriteria Petani yang Berhak Dapat Pupuk Bersubsidi
Menurut dia penambahan alokasi pupuk bersubsidi ini diharapkan mampu menggairahkan produktivitas para petani. Akhirnya produksi panganpun juga turut akan meningkat.
Lebih lanjut, Mentan menjelaskan anggaran pupuk selama ini besarannya hanya menjangkau petani secara terbatas dan tidak bisa memenuhi semua kebutuhan, mengingat anggaran yang tersedia sekitar Rp 25 triliun. Sehingga dengan adanya tambahan Rp14 triliun, maka alokasi pupuk bersubsidi menjadi Rp39 triliun.
Lihat Juga :