Miliarder China Jadi Penguasa Lahan Terbesar Kedua di AS, Ini Sosoknya

Kamis, 11 Januari 2024 - 11:46 WIB
loading...
Miliarder China Jadi...
Miliarder China ini muncul sebagai salah satu pemilik tanah non-Amerika terbesar di Amerika Serikat (AS) dan juga menjadi pemilik properti terbesar ke-82 di Negeri Paman Sam -julukan AS-. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Miliarder China yang menghasilkan kekayaannya dari game online telah muncul sebagai salah satu pemilik tanah non-Amerika terbesar di Amerika Serikat (AS). Chen Tianqiao menguasai 80.127 hektare lahan hutan di Oregon, dan juga menjadi pemilik properti terbesar ke-82 di Negeri Paman Sam -julukan AS-.

Baca Juga: Mengenal John Malone, Miliarder Bergelar Tuan Tanah Terbesar di AS dengan 2,2 Juta Hektare

Hal itu berdasarkan peringkat terbaru dari Land Report. Chen yang berusia 50 tahun mengakuisisi areal dari Fidelity National Financial Ventures seharga USD85 juta pada tahun 2015.

Catatan pajak Oregon pada bulan lalu, mengungkapkan namanya menjadi pemilik manfaat Shanda Asset Management, yang sama dengan induk Chen yang berbasis di Singapura.

Properti Oregon yang dimiliki Chen Tianqiao menjadikannya, sebagai salah satu pemilik individu terbesar tanah Amerika oleh warga negara non-AS. Hanya keluarga Irving Kanada yang melampauinya, dengan berada pada peringkat ke-6 dalam daftar Laporan Tanah lewat kepemilikan lebih dari 1,2 juta hektar lahan kayu Maine.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Rekomendasi
Google Luncurkan Gemini...
Google Luncurkan Gemini 3.5 Live Translate, Terjemahkan Bahasa secara Real-time
Demo Mahasiswa, Polisi...
Demo Mahasiswa, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas hingga Kerahkan Ribuan Pasukan
Kronologi Haji Bolot...
Kronologi Haji Bolot Dilarikan ke RS karena Serangan Jantung, Bermula dari Sesak Napas
Berita Terkini
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved