Imbas AS-Inggris Bombardir Yaman, Harga Minyak Melonjak 4%
Sabtu, 13 Januari 2024 - 16:56 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Respons Houthi Dibombardir dengan Rudal Tomahawk: AS dan Inggris Akan Bayar Mahal!
Perdana Menteri Rishi Sunak mengungkapkan serangan-serangan tersebut telah menyebabkan gangguan besar pada jalur perdagangan yang vital dan harga-harga komoditi. Kepala Ekonom Panmure Gordon Simon French berpendapat harga-harga energi masih jauh lebih rendah dibandingkan dengan harga-harga empat bulan yang lalu. "Pada level-level ini sebenarnya cukup disinflasioner untuk perekonomian Inggris," jelasnya.
Dia menegaskan ketika Bank Sentral Inggris akan membuat keputusan suku bunga berikutnya di bulan Februari, harga minyak masih mungkin sekitar 20% lebih rendah harga minyak di musim gugur.
Perdana Menteri Rishi Sunak mengungkapkan serangan-serangan tersebut telah menyebabkan gangguan besar pada jalur perdagangan yang vital dan harga-harga komoditi. Kepala Ekonom Panmure Gordon Simon French berpendapat harga-harga energi masih jauh lebih rendah dibandingkan dengan harga-harga empat bulan yang lalu. "Pada level-level ini sebenarnya cukup disinflasioner untuk perekonomian Inggris," jelasnya.
Dia menegaskan ketika Bank Sentral Inggris akan membuat keputusan suku bunga berikutnya di bulan Februari, harga minyak masih mungkin sekitar 20% lebih rendah harga minyak di musim gugur.
(nng)
Lihat Juga :