Menparekraf Pastikan Kenaikan Pajak Hiburan 40-75% Tak Matikan Sektor Ekonomi Kreatif
Senin, 15 Januari 2024 - 22:21 WIB
loading...
Menparekraf RI, Sandiaga Uno memastikan, kenaikan pajak hiburan mencapai 40-75% tidak akan mematikan sektor industri ekonomi kreatif (ekraf). Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atau Menparekraf RI, Sandiaga Uno memastikan, kenaikan pajak hiburan mencapai 40-75% tidak akan mematikan sektor industri ekonomi kreatif (ekraf). Ia pun menyebut pemerintah hadir untuk merevisi segala bentuk masukan sudah diterima.
"Nanti beberapa jenis hiburan lain, satu satu kita tangani, kita lihat jumlah lapangan kerjanya berapa. Kita yakinkan bahwa kita pastikan tidak akan mematikan sektor ekonomi kreatif, itu policy saya," kata Sandi menjawab pertanyaan pelaku industri kreatif dalam acara 'Teman Cerita Ekraf: Berkarya Sampai Kaya' di Little League, Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Senin (15/1/2024).
"Masukannya sudah saya terima, pemerintah hadir untuk merevisi. Per hari ini sudah ada judicial review ke MK," imbuhnya.
Baca Juga: Menparekraf Siap Diskusi dengan Pelaku Usaha Bicarakan Kenaikan Pajak Hiburan
Menparekraf Sandiaga Uno menegaskan bahwa industri spa bukan industri hiburan melainkan tempat kebugaran. Sehingga Ia memastikan, bahwa spa tidak akan masuk kategori industri hiburan.
"Nanti beberapa jenis hiburan lain, satu satu kita tangani, kita lihat jumlah lapangan kerjanya berapa. Kita yakinkan bahwa kita pastikan tidak akan mematikan sektor ekonomi kreatif, itu policy saya," kata Sandi menjawab pertanyaan pelaku industri kreatif dalam acara 'Teman Cerita Ekraf: Berkarya Sampai Kaya' di Little League, Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Senin (15/1/2024).
"Masukannya sudah saya terima, pemerintah hadir untuk merevisi. Per hari ini sudah ada judicial review ke MK," imbuhnya.
Baca Juga: Menparekraf Siap Diskusi dengan Pelaku Usaha Bicarakan Kenaikan Pajak Hiburan
Menparekraf Sandiaga Uno menegaskan bahwa industri spa bukan industri hiburan melainkan tempat kebugaran. Sehingga Ia memastikan, bahwa spa tidak akan masuk kategori industri hiburan.
Lihat Juga :