Pemda Loyo Cairkan Anggaran, Beri Sanksi Tegas Pak Jokowi!

Selasa, 11 Agustus 2020 - 17:10 WIB
loading...
Pemda Loyo Cairkan Anggaran,...
Presiden Jokowi diminta memberikan sanksi tegas kepad Pemda yang lelet cairkan anggaran. Foto/Dok/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menyinggung masalah realisasi anggaran pemerintah daerah (pemda). Padahal realisasi anggaran digadang-gadang sebagai senjata untuk menggerakkan ekonomi di tengah perlambatan ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Jokowi bilang, masih banyak dana pemda yang mengendap di bank termasuk di Jawa Barat. Menanggapi itu, Pengamat Ekonomi Bhima Yudhistira mengatakan kuncinya ada di percepatan semua program stimulus penanganan covid dan pemulihan ekonomi dengan cara pengisian Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) secara maraton khususnya level pemda.

Baca Juga: Uang Pemda Mengendap di Bank Rp170 Triliun, Jokowi: Guede Sekali Ini

Menurut Bhima, disini letak masalahnya sebab DIPA baru di isi 40% oleh para pejabat teknis. Otomatis belanja pemerintah daerah serapannya juga rendah. "Di sini tugas komite yang dipimpin Menteri BUMN Erick untuk berikan punishment atau sanksi bagi pemda yang memperlambat pencairan anggaran," ujar dia, saat dihubungi di Jakarta, Selasa (11/8/2020).

Baca Juga: Di Depan Kang Emil, Jokowi Singgung Dana Pemda Rp170 Triliun Mengendap di Bank

Padahal para pejabat termasuk gubernur dan bupati atau walikota sudah dilindungi melalui Undang Undang (UU) No. 2 Tahun 2020 di mana pelaksa dana stimulus tidak bisa digugat secara perdata, pidana dan bukan dianggap sebagai kerugian negara. Sementara sanksi untuk pejabat yang memperlambat pencairan anggaran selama pandemi tidak ada. "Makanya harus ada mekanisme sanksi yang berat bagi peajabat daerah maupun pelaksana teknis lapangan yang sengaja memperlambat pencairan dana," katanya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, Industri dan Sektor Energi Perlu Dijaga Bersama
Rupiah Tembus Rp17.930...
Rupiah Tembus Rp17.930 per Dolar AS, Risiko Impor Minyak Makin Besar
Kondisi Fiskal dan Moneter...
Kondisi Fiskal dan Moneter RI Disentil PDIP: Utang Harus Dibayar dengan Utang
Optimisme Fiskal di...
Optimisme Fiskal di Tengah Warning Sign Ekonomi, Pemerintah Perlu Pulihkan Trust Market
Prabowo Beli 1.098 Ekor...
Prabowo Beli 1.098 Ekor Sapi Kurban Pakai APBN Rp100 Miliar, Purbaya: Saya Nggak Tahu
Prabowo Targetkan Ekonomi...
Prabowo Targetkan Ekonomi Tumbuh hingga 6,5 Persen di 2027
MUI: Presiden Kurban...
MUI: Presiden Kurban Pakai APBN Tak Masalah secara Syariat demi Kepentingan Masyarakat
Gerindra Sebut Bantuan...
Gerindra Sebut Bantuan 1.098 Sapi Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah, Pernah Dilakukan pada Era Jokowi
Komisi VII DPR Usul...
Komisi VII DPR Usul 1.000 Bioskop Desa dari APBN 2027
Rekomendasi
Steffy Eks Cherrybelle...
Steffy Eks Cherrybelle Disorot usai Unggah Soal Attitude, Sindir Sarwendah?
Ini Menu Sarapan Terbaik...
Ini Menu Sarapan Terbaik sebelum Olahraga, Pisang dan Ubi Cilembu Juaranya
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
Berita Terkini
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp15.000 per Gram, Serok atau Jual?
PINDEX 2026 Dibuka,...
PINDEX 2026 Dibuka, Pertamina Patra Niaga Tampilkan Inovasi Engineering Energi Hilir
Rupiah Jebol Tembus...
Rupiah Jebol Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pelemahan Terburuk Sepanjang Sejarah
IHSG Rontok Lagi Hari...
IHSG Rontok Lagi Hari Ini, Tak Lama Pembukaan Anjlok 1,25% ke 5.866
IHSG Nyungsep, Purbaya...
IHSG Nyungsep, Purbaya Tuding Rumor Downgrade S&P Jadi Biang Kerok
Didimax Rayakan Ulang...
Didimax Rayakan Ulang Tahun ke-27, Kepala Bappebti Berikan Apresiasi
Infografis
10 Kementerian/Lembaga...
10 Kementerian/Lembaga dengan Anggaran Terbesar di 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved