Shell Jadi Korban Baru Konflik Laut Merah, Pengiriman Dihentikan Sementara

Kamis, 18 Januari 2024 - 18:44 WIB
loading...
Shell Jadi Korban Baru...
Perusahaan raksasa minyak asal Inggris, Shell telah menghentikan, pengiriman melalui rute Laut Merah, tanpa batas waktu yang ditentukan. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Perusahaan raksasa minyak asal Inggris, Shell telah menghentikan, pengiriman melalui rute Laut Merah , tanpa batas waktu yang ditentukan. Dilaporkan oleh Wall Street Journal, keputusan itu diambil menyusul munculnya kekhawatiran menyusul serangan udara AS dan Inggris baru-baru ini terhadap pemberontak Houthi Yaman .

Baca Juga: Laut Merah Memanas Paksa Qatar Hentikan Pengiriman LNG, Inggris Bakal Terpukul?

Menurut Wall Street Journal, mengutip dari sumber yang mengetahui tentang masalah tersebut mengungkapkan, perusahaan pada pekan lalu mengambil langkah menghentikan semua pengiriman karena adanya ketakutan bahwa serangan itu bisa memicu tumpahan minyak secara besar-besaran di wilayah tersebut, serta mengancam keselamatan awak kapal.

WSJ juga mengutip pejabat pengiriman yang mengatakan, bahwa pada bulan Desember sebuah kapal tanker yang disewa oleh Shell untuk memindahkan bahan bakar jet India menjadi sasaran pesawat tak berawak (drone) di Laut Merah dan mendapatkan gangguan dari kapal-kapal Houthi.

Baca Juga: Tarif Kargo Laut Meroket Imbas Serangan Laut Merah, Segini Besarannya
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
IISM dan Indonesia Cold...
IISM dan Indonesia Cold Chain Expo 2026 Dorong Efisiensi Rantai Pasok Pangan
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Tahan Harga BBM Subsidi,...
Tahan Harga BBM Subsidi, Purbaya: Instruksi Langsung Presiden!
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Bela Iran, Houthi Larang...
Bela Iran, Houthi Larang Seluruh Kapal Israel Lewat Laut Merah
Tak Hanya Iran, Houthi...
Tak Hanya Iran, Houthi Yaman Juga Tembakkan Rudal ke Israel
Rekomendasi
Kemendagri Sebut Transformasi...
Kemendagri Sebut Transformasi BUMD sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah
Bela Ruben Onsu, Betrand...
Bela Ruben Onsu, Betrand Peto Mengaku Pernah Ditampar Keluarga Sarwendah
Ratusan Kepsek di Sulsel...
Ratusan Kepsek di Sulsel Mundur Buntut Temuan BPK Terkait Dana BOS, DPR Dorong Evaluasi
Berita Terkini
Sambut Libur Sekolah,...
Sambut Libur Sekolah, ASDP Perkuat Layanan dan Keselamatan Penyeberangan
Mengulik Alasan di Balik...
Mengulik Alasan di Balik Kenaikan Harga Pertamax: Demi Jaga Investor dan Keuangan
Tren Paylater Makin...
Tren Paylater Makin Menjangkit, Literasi Keuangan Dinilai Jadi Faktor Penting
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Infografis
Profil Abdul Wahid yang...
Profil Abdul Wahid yang Terjaring OTT KPK, Baru 8 Bulan Jadi Gubernur Riau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved