Laut Merah Memanas Paksa Qatar Hentikan Pengiriman LNG, Inggris Bakal Terpukul?

Selasa, 16 Januari 2024 - 17:43 WIB
loading...
Laut Merah Memanas Paksa...
Kondisi Laut Merah yang belum sepenuhnya aman untuk dilalui memaksa Qatar menangguhkan pengiriman gas alam cair (LNG). Kondisi tersebut bakal menjadi kabar buruk bagi Inggris. Foto/Dok Telegraph
A A A
JAKARTA - Kondisi Laut Merah yang belum sepenuhnya aman untuk dilalui memaksa Qatar menangguhkan pengiriman gas alam cair ( LNG ). Kondisi tersebut bakal menjadi kabar buruk bagi Inggris, yang akan didorong untuk mengandalkan stok darurat bahan bakarnya.

Baca Juga: Laut Merah Membara, Kapal Kargo Raksasa China Tangguhkan Pengiriman ke Israel

Seperti diketahui, Qatar merupakan pemasok gas terbesar ketiga Inggris, sehingga kebijakan Negara Teluk itu dalam menghentikan pengiriman LNG melalui selat Bab El-Mandeb serta Laut Merah bisa menjadi pukulan bagi Benua Biru. Situasi Laut Merah masih memanas seiring pemberontak Houthi yang terus menyerang kapal-kapal di daerah tersebut.

QatarEnergy, perusahaan raksasa energi milik negara, sedang mempertimbangkan untuk mengubah rute kapal ke sekitar Afrika sebagai gantinya karena konflik Laut Merah terus berlanjut.

Baca Juga: Serangan Laut Merah Makan Korban, Tesla Dipaksa Berhenti Produksi 2 Minggu

Seorang sumber senior kepada Reuters mengatakan, "Ini adalah jeda untuk mendapatkan gambaran tentang keamanan. Jika melewati Laut Merah tetap tidak aman, kami akan pergi melalui Tanjung," terangnya.

Setidaknya sudah ada empat kapal tanker yang membawa LNG dari Qatar tertunda selama akhir pekan menyusul serangan militer terhadap Houthi dari pasukan angkatan laut AS dan Inggris.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Eropa Diam-diam Borong...
Eropa Diam-diam Borong Gas Rusia hingga Tembus Rekor, Terjebak Skenario Krisis Energi?
61 Tahun Melayani: PGN...
61 Tahun Melayani: PGN Terus Bergerak Menjadi Pilar Ketahanan Energi Indonesia
China Butuh LNG via...
China Butuh LNG via Selat Hormuz, Xi Jinping Turun Tangan Telpon Putra Mahkota Saudi
Eropa Terpecah! Italia...
Eropa Terpecah! Italia Desak Blokir Minyak dan Gas Rusia Dibuka
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Bela Iran, Houthi Larang...
Bela Iran, Houthi Larang Seluruh Kapal Israel Lewat Laut Merah
Tak Hanya Iran, Houthi...
Tak Hanya Iran, Houthi Yaman Juga Tembakkan Rudal ke Israel
Rekomendasi
Ini Poin-poin Penting...
Ini Poin-poin Penting Kesepakatan AS-Iran, Diteken di Jenewa Jumat Mendatang
AS dan Iran Capai Kesepakatan,...
AS dan Iran Capai Kesepakatan, Perang Berakhir
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Berita Terkini
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
Bank Mantap Dorong Penerapan...
Bank Mantap Dorong Penerapan Gaya Hidup Ramah Lingkungan di Sekolah
Stok BBM Global Menipis,...
Stok BBM Global Menipis, Dunia Sedang Menguras Cadangan Minyaknya
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Infografis
4 Negara Arab yang Siap...
4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved