Pos Indonesia Tuntaskan Penyaluran BLT El Nino 2023, KPM Rasakan Manfaat Nyata

Senin, 22 Januari 2024 - 19:21 WIB
loading...
A A A
Dalam penyaluran bantuan, pihak Kantorpos KCP Pakem mengerahkan dua juru bayar dan dua verifikator. Mereka pun difasilitasi aplikasi Pos Giro Cash (PGC) untuk memvalidasi data para KPM. Dalam aplikasi tersebut, terdapat dua teknologi canggih seperti face recognition dan geo tagging.

"Dalam aplikasi PGC ini ada teknologi face recognition. Teknologi ini untuk pencocokan data NIK dan wajah KPM. Untuk alurnya, saat KPM datang membawa undangan, kami cocokkan KTP sama NIK. Lalu, kami foto lewat face recognition. Kalau sudah cocok, kami langsung melakukan scan barcode undangan yang dibawa oleh KPM tersebut," jelas Opfiyanto.

"Setelah cocok, di aplikasi itu nanti muncul nama KPM dan NIK-nya. Setelah itu, kami bayarkan ke penerima dengan aplikasi itu sambil difoto. Saat difoto, penerima sambil memegang KTP dan uang bantuan yang kami bayarkan," sambungnya.

Kemudian, petugas juru bayar menggunakan teknologi geo tagging untuk memvalidasi rumah KPM. "Untuk proses geo tagging, kami lakukan beberapa hari setelah proses pembayaran. Jadi geo tagging untuk foto rumah KPM berdasarkan daftar di danom," tuturnya.

Maksimalkan Distribusi

Sementara itu, Direktur Bisnis Jasa Keuangan Pos Indonesia Haris mengungkapkan rasa syukurnya karena pihaknya masih mendapat kepercayaan untuk membagikan BLT El Nino pada 2023. Pos Ind sudah bekerja lebih maksimal dalam penyaluran BLT El Nino tahun lalu.

"PT Pos Indonesia, siap untuk menyalurkan bantuan itu kembali. Kami juga sudah belajar dari beberapa case kemarin, pada Desember 2023, kita akan coba perbaiki. Kami lakukan koordinasi yang makin baik dengan pemerintah daerah atau pejabat yang ada di daerah untuk dukungan transportasi dan sebagainya. Ini akan sudah kita siapkan dari awal. Kemudian, perencanaan kita yang lebih baik lagi," kata Haris.

"Jadi untuk tahun 2024 ini Pos Ind siap menyalurkan bantuan dari pemerintah. Saat ini, kami masih menunggu untuk perintah penyaluran transfer dana dan sebagainya," tambahnya.

Haris menjelaskan, Pos Indonesia sebelumnya mendapat target membagikan BLT El Nino kepada 3,5 juta KPM di Tanah Air pada 2023. Menurutnya, persero sudah mengalokasikan bantuan tersebut sekitar 89,60 persen dari target.

"Berdasarkan evaluasi kami, alhamdulillah, penyaluran sampai posisi kemarin, akhir Desember, memang baru bisa kita salurkan 89,60 persen. Jadi memang ada sisa sekitar 200.000 KPM," kata Haris.

Haris mengaku telah mengalami kendala ketika melakukan penyaluran bantuan ini yang dimulai pada 15 Desember 2023. Salah satunya kendala cuaca.

Namun, hal tersebut tak menyurutkan semangat Pos Indonesia dalam menyalurkan bantuan. Bahkan, ia menilai kendala-kendala tersebut justru menjadi pelajaran berharga bagi Pos untuk bekerja lebih maksimal dalam penyaluran bantuan pada tahun ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
El Nino Mengintai, Mentan...
El Nino Mengintai, Mentan Amran Instruksikan Perkuat Infrastruktur Pengairan Nasional
Hadapi Potensi El Nino...
Hadapi Potensi El Nino 2026, APHI Dorong Antisipasi Dini Karhutla
Ada Ancaman Godzilla...
Ada Ancaman Godzilla El Nino, Akankah Produksi Beras 2026 Aman?
Lepas Jabatan Direktur...
Lepas Jabatan Direktur Transjakarta, Daud Joseph Didapuk jadi Dirut PT Pos Indonesia
Inacraf 2026, PosIND...
Inacraf 2026, PosIND Siapkan Logistik UMKM Menuju Pasar Nasional dan Global
Puncak Musim Kemarau...
Puncak Musim Kemarau Agustus 2026, BMKG Ingatkan Dampak El Nino
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
Suhu Air Laut Meningkat,...
Suhu Air Laut Meningkat, Ahli Prediksi El Nino Super Bakal Terjadi
Rekomendasi
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan, Din Syamsuddin Siap Jadi Penjamin
Baterai Menyatu Rangka,...
Baterai Menyatu Rangka, Jok Jadi Kasur, Layar Dasbor 2.5K, Leapmotor B10 SUV China Rasa Eropa
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Berita Terkini
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
Pelemahan Emas Antam...
Pelemahan Emas Antam Berlanjut ke Rp2.6 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved