Tom Lembong Respons Pernyataan Luhut Ikut Kembangkan Baterai LFP Bareng China

Senin, 29 Januari 2024 - 16:34 WIB
loading...
Tom Lembong Respons...
Pernyataan Luhut yang ingin mengembangkan baterai LFP tersebut ternyata mendapatkan tanggapan dari mantan Mendag Tom Lembong lewat akun X @tomlembong. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Persoalan mengenai baterai Lithium Ferro Phospate (LFP) untuk kendaraan listrik, telah menjadi perbincangan hangat. Sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan ikut bersuara soal baterai LFP.

Dalam pernyataan Luhut melalui akun Instagram pribadinya @luhut.pandjaitan untuk merespons Co Captain Timnas AMIN, Tom Lembong yang mengungkit mobil listrik Tesla buatan China seluruhnya memakai baterai LFP. Sebelumnya Ia membantah, jika mobil listrik Tesla di China semuanya menggunakan baterai LFP.

Selain itu, Ia jugamengungkapkan kalau Indonesia berpotensi bisa mengembangkan baterai LFP di masa depan bersama China.

"Teknologi berkembang cukup cepat. Oleh karena itu kami mencari keseimbangan benar. Keseimbangan supaya betul-betul barang kami nih tetap masih dibutuhkan sampai beberapa belas tahun yang akan datang. Kami gak tahu berapa tahun," beber Luhut.



"Kami bersyukur LFP juga dikembangkan dengan Tiongkok. Dan tadi lithium baterai juga kami kembangkan dengan Tiongkok maupun dengan yang lainnya," ungkap Luhut.

Tom Lembong Respons Pernyataan Luhut Ikut Kembangkan Baterai LFP Bareng China


Pernyataan Luhut yang ingin mengembangkan baterai LFP tersebut ternyata mendapatkan tanggapan dari mantan Mendag Tom Lembong. Respons tersebut diungkapkan lewat akun X @tomlembong, dimana Ia memberikan reaksi dengan tiga emoticon saja yakni tersenyum, sikap hormat dan meminta maaf.

Polemik baterai LFP ini pertama kali digaungkan ketika debat Cawapres dimana saat itu Gibran Rakabuming Raka menanyakan kepada Cak Imin tentang LFP. Gibran berkali-kali menyebut nama Tom Lembong saat debat sehingga membuat publik ramai membicarakan seputar baterai LFP dan hilirisasi nikel.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Pangkas Aturan Penghambat Investasi, Luhut Bentuk Tim Khusus
Menko Airlangga dan...
Menko Airlangga dan Luhut Samakan Jurus demi Genjot Pertumbuhan Ekonomi, Ini Hasilnya
Keruk Mineral Kritis,...
Keruk Mineral Kritis, India Siap Kucurkan Rp30,8 Triliun
Anindya Bakrie: RI Ingin...
Anindya Bakrie: RI Ingin Jadi Acuan Pengolahan Material Baterai Kendaraan Listrik
Luhut Sentil Pengkritik...
Luhut Sentil Pengkritik Makan Bergizi Gratis: Waktu Dia Jadi Pejabat, Maling Juga
Coretax Berlaku Sejak...
Coretax Berlaku Sejak Awal 2025, Luhut Ungkap Urgensi dan Manfaat Sistem Pajak Baru
Coretax Banjir Keluhan...
Coretax Banjir Keluhan WP, Luhut: Jangan Berkelahi, Tak Usah Dikritik, Biarkan Jalan Dulu
Siap-siap, Nunggak Pajak...
Siap-siap, Nunggak Pajak Tak Bisa Urus SIM dan Paspor
Luhut Ungkap Asal Muasal...
Luhut Ungkap Asal Muasal Lahirnya Sistem Pajak Coretax, Negara Bisa Kantongi Rp1.500 T
Rekomendasi
Ini 3 Negara Musuh AS...
Ini 3 Negara Musuh AS yang Tidak Terkena Tarif Impor Trump, Kok Bisa?
Susunan Pemain Timnas...
Susunan Pemain Timnas Indonesia U-17 vs Korea Selatan U-17: Matthew Baker Starter!
Airlangga Temui Anwar...
Airlangga Temui Anwar Ibrahim Merespons Kebijakan Trump
Berita Terkini
Sebut Batas Umur Jadi...
Sebut Batas Umur Jadi Penghambat Pencari Kerja, Wamenaker Minta Dihapus!
3 jam yang lalu
Atur Waktu Balik Jakarta,...
Atur Waktu Balik Jakarta, Diskon 20% Tarif Tol Kalikangkung-Cikampek Sampai 10 April 2025
3 jam yang lalu
PLN IP Berhasil Penuhi...
PLN IP Berhasil Penuhi Kebutuhan Listrik Malam Takbir dan Idulfitri
4 jam yang lalu
Perkuat Branding lewat...
Perkuat Branding lewat Kemasan, Custoom.in Bantu UMKM Naik Kelas
5 jam yang lalu
Industri Tekstil: Harus...
Industri Tekstil: Harus Pintar-pintar Menyikapi Tarif Impor AS
6 jam yang lalu
Wajib Tahu, Ini Cara...
Wajib Tahu, Ini Cara Hitung dan Bayar Pajak Kendaraan di Jakarta
7 jam yang lalu
Infografis
Militer China Kepung...
Militer China Kepung Taiwan untuk Simulasi Invasi Besar-besaran
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved