IKN Baru Punya Rusun PNS, Lantas Dimana Pegawai Swasta Tinggal?
Selasa, 30 Januari 2024 - 17:40 WIB
loading...
Ibu Kota Nusantara (IKN) sempat ditegaskan beberapa kali, bukan dikhususkan hanya untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) saja. Namun sejauh ini, pemerintah masih fokus hanya pada Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) 1A. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Ibu Kota Nusantara (IKN) sempat ditegaskan beberapa kali, bukan dikhususkan hanya untuk Pegawai Negeri Sipil ( PNS ) saja. Namun sejauh ini, pemerintah masih fokus hanya pada Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) 1A.
Baca Juga: IKN Bukan Kota PNS, Begini Penjelasan Lengkap Badan Otorita
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) saat ini tengah membangun setidaknya 47 rusun PNS di IKN. Targetnya, tower-tower tersebut dapat rampung seluruhnya pada akhir tahun 2024 mendatang.
Baca Juga: PUPR Pastikan Harga Rumah PNS di IKN Dibuat Terjangkau
Penyediaan hunian PNS di IKN juga tengah dikejar oleh Pemerintah lewat skema KPBU (Kerjasama Pemerintah Badan Usaha). Kepala Otorita IKN Bambang Susantono sempat menyebut China Construction First Group Corp. Ltd (CCFG) dan PT Risjadson Brunsfield Nusantara bakal membentuk sebuah konsorsium dengan nilai investasi Rp30,8 triliun untuk bangun hunian ASN. Rencananya konsorsium tersebut bakal bangun sekitar 60 tower rusun ASN lagi.
Lantas Bagaimana Pegawai Swasta
Juru Bicara Badan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Troy Pantouw mengakui, hingga saat ini memang baru sebatas penyampaian minat investor untuk menggarap hunian komersial bagi masyarakat yang pindah ke IKN. Salah satunya adalah calon investor dari Brunei Darussalam, yang menyampaikan minat untuk mengembangkan hunian komersial di IKN.
Baca Juga: IKN Bukan Kota PNS, Begini Penjelasan Lengkap Badan Otorita
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) saat ini tengah membangun setidaknya 47 rusun PNS di IKN. Targetnya, tower-tower tersebut dapat rampung seluruhnya pada akhir tahun 2024 mendatang.
Baca Juga: PUPR Pastikan Harga Rumah PNS di IKN Dibuat Terjangkau
Penyediaan hunian PNS di IKN juga tengah dikejar oleh Pemerintah lewat skema KPBU (Kerjasama Pemerintah Badan Usaha). Kepala Otorita IKN Bambang Susantono sempat menyebut China Construction First Group Corp. Ltd (CCFG) dan PT Risjadson Brunsfield Nusantara bakal membentuk sebuah konsorsium dengan nilai investasi Rp30,8 triliun untuk bangun hunian ASN. Rencananya konsorsium tersebut bakal bangun sekitar 60 tower rusun ASN lagi.
Lantas Bagaimana Pegawai Swasta
Juru Bicara Badan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Troy Pantouw mengakui, hingga saat ini memang baru sebatas penyampaian minat investor untuk menggarap hunian komersial bagi masyarakat yang pindah ke IKN. Salah satunya adalah calon investor dari Brunei Darussalam, yang menyampaikan minat untuk mengembangkan hunian komersial di IKN.
Lihat Juga :