Wuih, Sepanjang 2019 Summarecon Kantongi Pendapatan Rp5,94 T
Rabu, 12 Agustus 2020 - 14:07 WIB
loading...
RUPST dan Public Expose PT Summarecon Agung Tbk yang berlangsung secara virtual di Plaza Summarecon, Jakarta, Rabu (12/8/2020). Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) dalam paparan publiknya melaporkan, sepanjang 2019 membukukan pendapatan Rp5,94 triliun, meningkat 5% dari tahun sebelumnya. Manajemen perseroan menyebutkan, kendati tahun 2019 merupakan tahun yang penuh tantangan, perseroan masih dapat membukukan pra-penjualan pemasaran sebesar Rp4,1 triliun, melebihi target yang ditetapkan sebesar Rp4 triliun.
Sebaran penjualan berdasarkan produk sebagai berikut: penjualan rumah mencapai 66%, apartemen 14%, ruko 12%, dan kavling sebesar 8%. Unit Pengembangan Bisnis Properti mencatat pendapatan sebesar Rp3.617 miliar, meningkat sebesar Rp181 miliar atau 5% jika dibandingkan dengan pendapatan tahun lalu sebesar Rp3.436 miliar.
"Unit bisnis pengembangan properti ini merupakan kontributor terbesar bagi kinerja Perusahaan dengan kontribusi sebesar 61% dari total pendapatan tahun ini," ungkap President Director Summarecon Adrianto P Adhi dalam keterangan pers, Rabu (12/8/2020).
(Baca Juga: Survei BI: Kenaikan Harga Properti Residensial Melambat)
Kawasan Serpong, kata dia, masih merupakan kontributor pendapatan terbesar dengan kontribusi 40% dari total pendapatan unit bisnis Pengembangan Properti. Unit Bisnis Investasi dan Manajemen Properti Pendapatan dari kedua unit bisnis ini mencapai Rp1.599 miliar atau 27% dari total pendapatan perusahaan. Angka pendapatan mengalami kenaikan Rp107 miliar atau 7% jika dibandingkan dengan tahun 2018.
Sebaran penjualan berdasarkan produk sebagai berikut: penjualan rumah mencapai 66%, apartemen 14%, ruko 12%, dan kavling sebesar 8%. Unit Pengembangan Bisnis Properti mencatat pendapatan sebesar Rp3.617 miliar, meningkat sebesar Rp181 miliar atau 5% jika dibandingkan dengan pendapatan tahun lalu sebesar Rp3.436 miliar.
"Unit bisnis pengembangan properti ini merupakan kontributor terbesar bagi kinerja Perusahaan dengan kontribusi sebesar 61% dari total pendapatan tahun ini," ungkap President Director Summarecon Adrianto P Adhi dalam keterangan pers, Rabu (12/8/2020).
(Baca Juga: Survei BI: Kenaikan Harga Properti Residensial Melambat)
Kawasan Serpong, kata dia, masih merupakan kontributor pendapatan terbesar dengan kontribusi 40% dari total pendapatan unit bisnis Pengembangan Properti. Unit Bisnis Investasi dan Manajemen Properti Pendapatan dari kedua unit bisnis ini mencapai Rp1.599 miliar atau 27% dari total pendapatan perusahaan. Angka pendapatan mengalami kenaikan Rp107 miliar atau 7% jika dibandingkan dengan tahun 2018.
Lihat Juga :