Erick Thohir: Vaksin Covid-19 Membuat Kita Tidak Terbebani dan Terjebak PSBB

Rabu, 12 Agustus 2020 - 20:30 WIB
loading...
Erick Thohir: Vaksin...
Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan PEN Erick Thohir merasa bersyukur karena saat ini Indonesia telah memasuki tahapan penting dalam usaha untuk mengatasi pandemi Covid-19 dengan melakukan uji klinis tahap tiga. Foto/SINDO Photo
A A A
JAKARTA - Pemerintah memang tengah menggalakkan produksi vaksin Covid-19 melalui PT Bio Farma (Persero). Bahkan, penyuntikan vaksin sudah dilakukan kepada 20 perwakilan relawan dan dijadwalkan akan dilakukan kepada 1.620 subjek relawan lainnya.

(Baca Juga: Kata Stafsus BUMN, Bersyukurlah Ada Partner Global Mau Bekerja Sama Terkait Vaksin Covid )

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sekaligus Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Erick Thohir merasa bersyukur karena saat ini Indonesia telah memasuki tahapan penting dalam usaha untuk mengatasi pandemi Covid-19 dengan melakukan uji klinis tahap tiga.

Erick Thohir bahkan menyebut penemuan vaksin menjadi salah satu "quick win" agar Indonesia tidak terjebak dan terbebani dalam Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang menghambat laju pertumbuhan ekonomi.

"Tentu sekarang vaksin adalah salah satu 'quick win' atau jalan singkat bagaimana kita tidak terus terbebani melakukan PSBB di sana sini. Apakah itu dinamakan terapi penyembuhan, obat-obatan, herbal," ujar Erick, Rabu (12/8/2020).

(Baca Juga: Erick Thohir: Tidak Ada Obat Corona Selain Vaksin Produksi Bio Farma )

Saat ini, kata dia, uji klinis tahap 3 sebelum vaksin Covid-19 ini diproduksi besar-besaran merupakan tahapan yang perlu dilalui semua produk farmasi termasuk obat-obatan dan vaksin.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
10 Perusahaan Diduga...
10 Perusahaan Diduga Manipulasi Nilai Ekspor Sawit, Gapki Buka Suara
DSI Diminta Tak Kuasai...
DSI Diminta Tak Kuasai Perdagangan Sawit, Fokus ke Pengawasan Digital
Ekonom Ingatkan Risiko...
Ekonom Ingatkan Risiko Ekspor Satu Pintu Jadi Monopoli Birokrasi Baru
BUMN Ekspor PT DSI Bakal...
BUMN Ekspor PT DSI Bakal Diisi Pekerja Asing, Ini Tugasnya
Kebijakan Ekspor Satu...
Kebijakan Ekspor Satu Pintu Picu Kepanikan Petani Sawit, Harga TBS Turun Drastis
Didukung Danantara,...
Didukung Danantara, PaDi UMKM Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM
Presiden Prabowo Bekali...
Presiden Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin Perusahaan BUMN di PFLP 2026
Menggugat Ilusi Kapitalisme...
Menggugat Ilusi Kapitalisme Negara
Rekomendasi
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Infografis
19 Buah dan Sayur yang...
19 Buah dan Sayur yang Tidak Boleh Masuk ke Dalam Kulkas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved