Erick Thohir: Vaksin Covid-19 Membuat Kita Tidak Terbebani dan Terjebak PSBB
Rabu, 12 Agustus 2020 - 20:30 WIB
loading...
A
A
A
Bio Farma, lanjut Erick, menyebut Badan Pengawasan Obat dan Makanan (POM) RI sudah mengetahui hasil positif dari tahapan uji klinis vaksin Covid-19, mulai dari uji pre-klinis, uji klinis tahap 1, dan uji klinis tahap 2 yang dilakukan di China.
"Kalau memang hasilnya baik InsyaAllah di awal tahun depan kita sudah coba lakukan vaksin massal kepada seluruh rakyat Indonesia, yang tentunya vaksin merah putih kita tunggu," kata Erick.
(Baca Juga: Eforia Vaksin, Ternyata Anggarannya Masih Dihitung Menkeu )
Sementara itu dia berujar, bahwa pemerintah terus berupaya menemukan vaksin Covid-19 sejak virus asal Wuhan menyebar ke Indonesia. Dia bilang, upaya pemerintah adalah berkoordinasi dengan berbagai lembaga seperti Lembaga biologi molekuler Eijkman, BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi), LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia), BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan), Kementerian Riset dan Teknologi, dan universitas-universitas terkait.
"Tentu Biofarma juga terus berupaya melakukan kerja sama dengan banyak pihak. Apakah dengan WHO, CEPI, Korea, China dan terakhir dengan UEA," ungkapnya.
"Kalau memang hasilnya baik InsyaAllah di awal tahun depan kita sudah coba lakukan vaksin massal kepada seluruh rakyat Indonesia, yang tentunya vaksin merah putih kita tunggu," kata Erick.
(Baca Juga: Eforia Vaksin, Ternyata Anggarannya Masih Dihitung Menkeu )
Sementara itu dia berujar, bahwa pemerintah terus berupaya menemukan vaksin Covid-19 sejak virus asal Wuhan menyebar ke Indonesia. Dia bilang, upaya pemerintah adalah berkoordinasi dengan berbagai lembaga seperti Lembaga biologi molekuler Eijkman, BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi), LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia), BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan), Kementerian Riset dan Teknologi, dan universitas-universitas terkait.
"Tentu Biofarma juga terus berupaya melakukan kerja sama dengan banyak pihak. Apakah dengan WHO, CEPI, Korea, China dan terakhir dengan UEA," ungkapnya.
(akr)
Lihat Juga :