Erick Thohir: Tidak Ada Obat Corona Selain Vaksin Produksi Bio Farma
Senin, 10 Agustus 2020 - 20:14 WIB
loading...
Menteri BUMN Erick Thohir yang merangkap Ketua Pelaksana Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) menegaskan bahwa isu perihal obat herbal Covid-19 yang beredar di masyarakat bukanlah obat untuk menyembuhkan orang yang terinfeksi Covid-19
A
A
A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara ( BUMN ) Erick Thohir yang merangkap Ketua Pelaksana Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) mencatat tidak ada obat Corona atau Covid-19 selain vaksin yang tengah diproduksi PT Bio Farma (Persero). Erick menegaskan bahwa isu perihal obat herbal Covid-19 yang beredar di masyarakat bukanlah obat untuk menyembuhkan orang yang terinfeksi Covid-19.
Dia bilang, obat-obatan itu hanyalah terapi bagi penyembuhan bagi mereka yang terinfeksi. "Kadang-kadang semua bilang ada obatnya, obatnya belum ada, yang ada terapi penyembuhan," kata Erick dalam dalam Webinar, Senin (10/8/2020).
(Baca Juga: Erick: Jokowi Akan Nonton Langsung Uji Vaksin Perdana Covid-19 di Bandung )
Lebih lanjut Erick menghimbau agar masyarakat tak lagi memperdebatkan obat herbal yang diklaim sebagai anti virus Corona tersebut. Kata dia, selagi obat herbal itu dikonsumsi dan menumbuhkan dan memperkuat imunisasi masyarakat maka tak ada masalah bila dikonsumsi.
Erick pun mengakui bahwa obat herbal yang ditemukan cukup bermanfaat bagi daya tahan tubuh manusia. Dia bilang, penurunan kasus kematian dan penyembuhan pasien positif yang terjadi di Surabaya, Jawa Timur salah satu karena obat herbal.
Dia bilang, obat-obatan itu hanyalah terapi bagi penyembuhan bagi mereka yang terinfeksi. "Kadang-kadang semua bilang ada obatnya, obatnya belum ada, yang ada terapi penyembuhan," kata Erick dalam dalam Webinar, Senin (10/8/2020).
(Baca Juga: Erick: Jokowi Akan Nonton Langsung Uji Vaksin Perdana Covid-19 di Bandung )
Lebih lanjut Erick menghimbau agar masyarakat tak lagi memperdebatkan obat herbal yang diklaim sebagai anti virus Corona tersebut. Kata dia, selagi obat herbal itu dikonsumsi dan menumbuhkan dan memperkuat imunisasi masyarakat maka tak ada masalah bila dikonsumsi.
Erick pun mengakui bahwa obat herbal yang ditemukan cukup bermanfaat bagi daya tahan tubuh manusia. Dia bilang, penurunan kasus kematian dan penyembuhan pasien positif yang terjadi di Surabaya, Jawa Timur salah satu karena obat herbal.
Lihat Juga :