Pemerintah Kaji Ulang Kelanjutan Harga Gas Murah bagi Industri

Jum'at, 23 Februari 2024 - 21:00 WIB
loading...
Pemerintah Kaji Ulang...
Kementerian ESDM melakukan evaluasi kelanjutan kebijakan harga gas murah industri yang akan berakhir tahun ini. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah mengevaluasi kelanjutan kebijakan harga gas bumi tertentu (HGBT) untuk 7 sektor industri yang akan berakhir tahun ini.

Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dadan Kusdiana mengungkapkan kelanjutan harga gas murah tersebut saat ini sedang dibahas dengan Kementerian Perindustrian. Harga gas untuk industri tersebut tidak berubah sejak tahun 2020 silam.

"Kita lagi melihat itu melakukan komunikasi dengan Kementerian Perindustrian," ungkap Dadan saat ditemui di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (23/2/2023).

Baca Juga: Masa Keemasan Gas Hampir Berakhir, Begini Ramalan IEA

Dia menjelaskan evaluasi harga gas tersebut untuk memastikan sejauh mana dampak bagi industri. Sebab itu, dibahas untuk kelanjutan HGBT tahun depan.

"Kita ingin memastikan bahwa HGBT ini kan memberikan dampak terhadap penurunan biaya produksi, terhadap pengembangan industri," kata dia.

Baca Juga: Terhambat Harga Gas, Transisi Energi Sulit Terwujud

Sebelumnya, Kemenperin mengusulkan agar inisiatif program gas murah diperluas ke seluruh sektor industri. Sejumlah industri yang mendapatkan manfaat saat ini di antaranya pupuk, petrokimia, oleochemical, baja, keramik, kaca, dan sarung tangan karet.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Aturan Baru ESDM, Blending...
Aturan Baru ESDM, Blending Batu Bara Harus Dapat Restu Bahlil
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
International Industrial...
International Industrial Week Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Dorong Daya Saing Industri Melalui Inovasi dan Kemitraan Strategis
Evita DPR Soroti Ruwetnya...
Evita DPR Soroti Ruwetnya Industri Tekstil Nasional
Bontang Lestari dan...
Bontang Lestari dan KIE Siap Jadi Magnet Baru Kaltim
Rekomendasi
Sepak Pojok Jadi Mimpi...
Sepak Pojok Jadi Mimpi Buruk! Aljazair Comeback Dramatis, Yordania Tersingkir
Unpad Umumkan Hasil...
Unpad Umumkan Hasil SMUP 2026 Hari Ini, Cek Info Registrasi hingga UKT
Menkes: Korban Penyekapan...
Menkes: Korban Penyekapan dan Penganiayaan Brutal Pacar selama 3 Tahun Bakal Jalani Rekonstruksi Wajah
Berita Terkini
Komut Pertamina Mochamad...
Komut Pertamina Mochamad Iriawan: Investasi Terbaik Bangsa pada Manusia
Uang Beredar di Mei...
Uang Beredar di Mei 2026 Capai Rp10.415,9 Triliun, BI: Tumbuh 10,8 Persen
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Baju Bekas Ilegal Senilai Rp37,4 Miliar
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
Kebijakan Ekspor Satu...
Kebijakan Ekspor Satu Pintu, Reform Syndicate Sodorkan 5 Rekomendasi Taktis
Kilau Emas Antam Kembali,...
Kilau Emas Antam Kembali, Hari Ini Naik Tipis Rp5 Ribu ke Rp2.673.000 per Gram
Infografis
Manchester United Jual...
Manchester United Jual Martial ke Real Madrid dengan Harga Murah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved