Raih Kesejahteraan di IIMS 2024 Lewat Solusi Finansial
Minggu, 25 Februari 2024 - 08:54 WIB
loading...
A
A
A
Chef Norman yang dikenal dengan keahlian kulinernya dan kecintaan terhadap otomotif, membagikan pengalamannya dalam menyeimbangkan hobinya dengan perencanaan finansial. Ia menyampaikan bahwa kemungkinan untuk menjalani kehidupan optimal sambil mengejar berbagai minat.
“Banyak sekali keuntungan yang bisa didapat ketika kita punya hobi di bidang otomotif, mulai dari banyak teman dan kenalan, banyak link, bahkan setelah didalami lagi hobi ini bisa menjadi salah satu investasi buat saya,” ujar Chef Norman.
Sementara itu pada tanggal 23 Februari 2024, Danamon dan Adira Finance didukung oleh MUFG kembali mengadakan talkshow keempat dengan tema "Moms Driver: Emang Iya Sembarangan?".
Tema ini menghadirkan Yanthi Rachmaningtyas (Tyas) sebagai content creator parenting & automotive, Tommy Halim sebagai Consumer Business Collaboration Head PT Bank Danamon Indonesia Tbk, dan Aldo Turangan dari KIS FM.
Talkshow ini membahas tentang stigma yang sering dihadapi oleh perempuan, khususnya ibu-ibu yang kerap kali dianggap sebagai pengendara yang galak di jalan.
Hal ini disanggah oleh Tyas, menurutnya perempuan dianggap galak di jalan karena sebenarnya mereka ada di dalam kondisi harus gesit dan cepat, karena begitu banyaknya agenda yang harus dilakukan dalam sehari.
“Banyak sekali keuntungan yang bisa didapat ketika kita punya hobi di bidang otomotif, mulai dari banyak teman dan kenalan, banyak link, bahkan setelah didalami lagi hobi ini bisa menjadi salah satu investasi buat saya,” ujar Chef Norman.
Sementara itu pada tanggal 23 Februari 2024, Danamon dan Adira Finance didukung oleh MUFG kembali mengadakan talkshow keempat dengan tema "Moms Driver: Emang Iya Sembarangan?".
Tema ini menghadirkan Yanthi Rachmaningtyas (Tyas) sebagai content creator parenting & automotive, Tommy Halim sebagai Consumer Business Collaboration Head PT Bank Danamon Indonesia Tbk, dan Aldo Turangan dari KIS FM.
Talkshow ini membahas tentang stigma yang sering dihadapi oleh perempuan, khususnya ibu-ibu yang kerap kali dianggap sebagai pengendara yang galak di jalan.
Hal ini disanggah oleh Tyas, menurutnya perempuan dianggap galak di jalan karena sebenarnya mereka ada di dalam kondisi harus gesit dan cepat, karena begitu banyaknya agenda yang harus dilakukan dalam sehari.
Lihat Juga :