Gerakan Pejuang Lokal Ala Blibli Sambut HUT ke-75 RI

loading...
Gerakan Pejuang Lokal Ala Blibli Sambut HUT ke-75 RI
E-commerce lokal Blibli menggagas gerakan #PejuangLokal sebagai bagian dari kampanye Karena Lokal No 1 dalam menyambut HUT ke-75 RI. Foto/Dok
A+ A-
JAKARTA - E-commerce lokal Blibli menggagas gerakan #PejuangLokal sebagai bagian dari kampanye Karena Lokal No 1 dalam menyambut HUT ke-75 RI. Gerakan ini untuk mendukung industri UMKM agar dapat bertahan selama masa pandemi, termasuk mengajak para pelanggan untuk membeli produk-produk UMKM untuk membantu pemulihan ekonomi Indonesia.

"Melalui inisiatif ini, Blibli mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama mendorong pertumbuhan industri UMKM. Tentunya agar dapat beradaptasi di tengah situasi saat ini dan dapat memanfaatkan platform online seperti Blibli," kata Vice President Galeri Indonesia Blibli, Andreas A. Pramaditya hari ini di Jakarta, Jumat (14/8/2020).

(Baca Juga: Festival Mie Online Blibli Hadirkan 1.000 Menu untuk Pelanggan)

Inisiatif Pejuang Lokal diwujudkan dalam rangkaian kegiatan yang terdiri dari kurasi produk lokal pilihan untuk memudahkan pelanggan, "TikTok Challenge Pejuang Lokal" untuk menumbuhkan cinta produk lokal generasi milenial, serta menjalankan program pendampingan bagi pelaku UMKM di tengah pandemi.

Lebih lanjut Ia menerangkan, Blibli menyediakan ekosistem menyeluruh untuk terus mendukung pengembangan UMKM Indonesia. Melalui platform yang dimiliki oleh Blibli dapat mendorong terciptanya peluang pasar baru dan pasar yang lebih luas bagi seluruh pelaku UMKM yang tergabung di Blibli.



Beberapa pelaku UMKM yang bergabung di Blibli juga telah menjadi Pejuang Lokal atas kontribusinya sebagai pemberi solusi perubahan sosial atau sociopreneur. Mereka menciptakan lapangan kerja, berkontribusi terhadap lingkungan dan penambahan keterampilan.

(Baca Juga: Sembilan Tahun Blibli Berbagi Kebahagian Bersama Pelanggan)

Salah satunya adalah pendiri Mushi Jamur Crispy, Lia Amalia, yang tidak hanya membangun UMKM-nya sendiri, melainkan ikut menciptakan lapangan kerja bagi para petani jamur tiram binaannya.

Lalu ada Nancy Valency, pendiri Gesyal yang telah menyediakan produk aksesoris fesyen sekaligus membuka lapangan kerja bagi penyandang difabel. Ia memberikan pelatihan agar mereka dapat meningkatkan kemampuan sehingga mampu mandiri di masa depan.

Pelaku UMKM yang juga memiliki semangat Pejuang Lokal adalah pendiri Bengok Craft, Firman Setyaji. Bisnis UMKM yang dijalankan Firman berangkat dari usaha olah eceng gondok menjadi produk kerajinan ramah lingkungan.



Bengok Craft fokus pada keterlibatan masyarakat sekitar, mulai dari tahap produksi hingga pemasaran agar dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar. Inisiatif lain dalam menyambut kemerdekaan adalah gelaran Festival Mie Online yang berkolaborasi dengan Tirta Lie.

Tirta Lie yang merupakan penikmat dan pemerhati bakmi tradisional, sekaligus sosok Pejuang Lokal yang membangun industri kuliner agar dapat berkarya melalui platform online.
(akr)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top