Bangun IKN di Penajam Paser, Menkeu Sudah Rogoh Rp71,8 Triliun dari APBN
Senin, 25 Maret 2024 - 13:13 WIB
loading...
Menkeu Sri Mulyani Indrawati membeberkan realisasi anggaran Ibu Kota Nusantara atau IKN di Kalimantan Timur, Penajam Paser Utara sudah mencapai Rp2,3 triliun sampai dengan 29 Februari 2024. Foto/Dok
A
A
A
PENAJAM PASER UTARA - Menteri Keuangan atau Menkeu Sri Mulyani Indrawati membeberkan realisasi anggaran Ibu Kota Nusantara atau IKN di Kalimantan Timur, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara pada tahun ini sudah mencapai Rp2,3 triliun sampai dengan 29 Februari 2024. Seperti diketahui untuk tahun ini anggaran IKN di APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara) adalah Rp39,3 triliun.
"Total belanja untuk IKN dari tahun 2022 sampai dengan 2024 di dalam APBN kita itu Rp71,8 triliun, tahun 2024 ini Rp39,3 triliun itu lebih besar dari tahun lalu yang Rp27,0 triliun, lebih besar dari tahun 2022 yang awal itu Rp5,5 triliun," ungkap Sri Mulyani di Jakarta, Senin (25/3/2024).
Baca Juga: 2.505 ASN dari 25 Instansi Pusat Siap Hijrah ke IKN, Intip Daftarnya
Dengan demikian dari Rp39,3 triliun tahun ini, realisasinya adalah Rp2,3 triliun atau baru 5,8% dari pagu. Untuk yang membelanjakan dalam hal ini pagu Rp36,4 triliun untuk realisasi klaster infrastruktur sebesar Rp0,4 triliun digunakan untuk gedung pemerintahan yang dibangun.
Sementara itu, realisasi klaster non infrastruktur sebesar Rp1,9 triliun dari pagu Rp2,9 triliun untuk operasional IKN yang sudah dibentuk. Baca Juga: 'Gula-gula' Buat PNS di IKN Disiapkan, Mulai dari Gaji jumbo hingga Tunjangan Pionir
"Total belanja untuk IKN dari tahun 2022 sampai dengan 2024 di dalam APBN kita itu Rp71,8 triliun, tahun 2024 ini Rp39,3 triliun itu lebih besar dari tahun lalu yang Rp27,0 triliun, lebih besar dari tahun 2022 yang awal itu Rp5,5 triliun," ungkap Sri Mulyani di Jakarta, Senin (25/3/2024).
Baca Juga: 2.505 ASN dari 25 Instansi Pusat Siap Hijrah ke IKN, Intip Daftarnya
Dengan demikian dari Rp39,3 triliun tahun ini, realisasinya adalah Rp2,3 triliun atau baru 5,8% dari pagu. Untuk yang membelanjakan dalam hal ini pagu Rp36,4 triliun untuk realisasi klaster infrastruktur sebesar Rp0,4 triliun digunakan untuk gedung pemerintahan yang dibangun.
Sementara itu, realisasi klaster non infrastruktur sebesar Rp1,9 triliun dari pagu Rp2,9 triliun untuk operasional IKN yang sudah dibentuk. Baca Juga: 'Gula-gula' Buat PNS di IKN Disiapkan, Mulai dari Gaji jumbo hingga Tunjangan Pionir
Lihat Juga :