alexametrics

Industri Pembiayaan Dinilai Prospektif Seiring Pertumbuhan Ekonomi

loading...
Industri Pembiayaan Dinilai Prospektif Seiring Pertumbuhan Ekonomi
PT Pool Advista Finance menyatakan, industri pembiayaan di Indonesia pada tahun ini masih ada harapan atau prospektif. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - PT Pool Advista Finance menyatakan, industri pembiayaan di Indonesia tahun ini masih ada harapan atau prospektif. Ditunjukkan dengan peningkatan aset industri multifinance per akhir Juli 2018 yang menembus Rp38 triliun atau naik 8,2% year on year.

Ditambah lagi, proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia juga positif baik dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yakni antara 5,18-5,4% maupun dari Bank Indonesia sebesar 5,2%. Selain itu, ada beberapa regulasi yang mendukung pertumbuhan multifinance di antaranya aturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) soal perluasan kegiatan usaha dan kelonggaran uang muka dan Loan to Value (LTV) dari Bank Indonesia.

"Kinerja perseroan di industri pembiayaan produktif sangat baik seiring dengan pencapaian pembiayaan yang positif," ujar Direktur Bisnis Pool Advista Finance Arfianto Wibowo di Jakarta, Rabu (24/10/2018).



Sambung dia menjelaskan, model bisnis yang dijalankan perseroan sejak 2016 hingga 2017 mampu meningkatkan kinerja dengan kenaikan laba bersih sebesar 30,78% dari Rp20,69 miliar pada 2016 menjadi Rp 27,06 miliar pada 2017.

Sementara itu, Ari menambahkan, perseroan masih akan mengandalkan pembiayaan konvensional dan syariah dengan tiga produk. "Untuk pembiayaan syariah di antaranya Ijarah Multijasa, Ijarah Muntahiyah Bittamlik atau IMBT (leasing), dan Murabahah (jual-beli)," pungkasnya.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak