Sri Mulyani Bertekad Sembuhkan Indonesia dari Utang

Jum'at, 26 Oktober 2018 - 20:55 WIB
Sri Mulyani Bertekad...
Sri Mulyani Bertekad Sembuhkan Indonesia dari Utang
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyadari bahwa utang Indonesia hingga saat ini cukup tinggi, dimana berdasarkan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) hingga akhir September 2018 mencapai Rp4.416,37 triliun. Lantaran hal tersebut, mantan Direktur Bank Dunia itu bertekad untuk menyembuhkan utang Indonesia yang sangat tinggi.

"Saya padahal ingin sekali nyembuhin utang, sebab fiskal kita sebagai instrumen mengikuti ekonomi. Sehingga jadi makin disiplin," ujar Menkeu Sri Mulyani di Jakarta, Jumat (26/10/2018).(Baca Juga: Sri Mulyani Ungkap Amunisi Negara Berkembang Habis Akibat Krisis 2008 )
Dia pun mengungkapkan, dalam Undang-undang (UU) APBN bahwa utang merupakan suatu instrumen bukan tujuan. APBN bisa surplus ataupun defisit, tergantung pada kondisi ekonomi karena APBN bukanlah objek atau tujuan tetapi alat mencapai tujuan.

“Kalau yang ingin dicapai masyarakat adil makmur, kesejahteraan ekonomi, kemudian bagaimana mendesain APBN mengikuti itu (tujuannya). Bukan hanya APBN dan tidak boleh utang, justru itu bisa menjadi salah,” terang dia.

Sementara itu sebelumnya, Sri Mulyani sempat memaparkan bahwa pada periode 2012 hingga 2014 kenaikan utang pemerintah sebesar Rp799,8 triliun. Sementara periode 2015-2017 tambahan utangnya Rp1.329,9 triliun. Ia juga menjabarkan bahwa kenaikan utang itu untuk hal produktif.

Seperti periode 2012-2014, belanja infrastruktur hanya Rp456,1 triliun. Sementara pada periode 2015-2017 naik drastis menjadi Rp904,6 triliun. Tak hanya itu, belanja pendidikan dari sebelumnya Rp983,1 triliun naik 118% menjadi Rp1.167,1 triliun. Tak hanya itu, transfer ke daerah pada periode 2012-2014 hanya sekitar Rp88 triliun. Sementara pada periode 2015-2017 lompat menjadi Rp315,9 triliun.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Prabowo Bakal Tarik...
Prabowo Bakal Tarik Utang Baru Rp781 Triliun di 2026, Ekonom Ungkap Kunci Klaim Aman
Strategi Pemanfaatan...
Strategi Pemanfaatan Utang Negara di Masa Pandemi
Sri Mulyani Sebut Banyak...
Sri Mulyani Sebut Banyak Negara Gagal Kelola Utang, Indonesia?
Utang Indonesia Dekati...
Utang Indonesia Dekati Rp6.000 Triliun, Pengamat Sebut Sudah Masuk Lampu Merah
Utang Pemerintah Terus...
Utang Pemerintah Terus Membengkak, per Juni 2024 Capai Rp8.444,87 Triliun
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia di Triwulan IV 2025 Naik Tembus Rp7.262 Triliun, Ini Porsi Terbesarnya
Berita Terkini
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
22 menit yang lalu
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
42 menit yang lalu
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
1 jam yang lalu
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
2 jam yang lalu
Tren Penguatan IHSG...
Tren Penguatan IHSG Lanjut ke 6.346, Transaksi di Awal Sesi Cetak Rp627 Miliar
2 jam yang lalu
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
3 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved