Utang Luar Negeri Rusia Menyusut Hampir 20%, Kini Sentuh Rp4.977 Triliun

Minggu, 07 April 2024 - 19:50 WIB
loading...
Utang Luar Negeri Rusia...
Pemerintah, maupun para pebisnis Rusia terus mengurangi jumlah utang mereka kepada pemberi pinjaman asing, berdasarkan data resmi terbaru untuk mencapai titik terendah lebih dari satu dekade. Foto/Dok
A A A
MOSKOW - Pemerintah, maupun para pebisnis Rusia terus mengurangi jumlah utang mereka kepada pemberi pinjaman asing, berdasarkan data resmi terbaru. Tingkat utang luar negeri Rusia pada 2023 tercatat turun hampir seperlima, untuk mencapai titik terendah lebih dari satu dekade.

Baca Juga: 10 Negara dengan Tingkat Kemiskinan Paling Ekstrem di Dunia

Data tersebut baru saja dipublikasikan oleh regulator Bank Rusia dalam laporan tahunannya. Bank sentral melaporkan, bahwa pada 1 Januari tahun ini, "utang luar negeri Federasi Rusia berjumlah USD316,8 miliar (setara Rp4.977 triliun), setelah menurun sebesar USD68,2 miliar, atau sebesar 17,7% selama (2023)."

Utang luar negeri adalah bagian dari utang nasional suatu negara yang dipinjam oleh negara, maupun sektor bisnis swasta dari pemberi pinjaman luar negeri seperti bank, IMF, perusahaan asing dan kreditor lainnya.

Baca Juga: Ukraina Menerima Kucuran Dana Rp19,9 Triliun dari Bank Dunia

Jumlah utang bank sentral Rusia dan bank-bank lain tetap sama, atau hampir tidak berubah pada posisi USD94,7 miliar. Sementara itu utang pemerintah berkurang 29%, dari USD46,1 miliar menjadi USD32,7 miliar.

Di sisi lain sektor-sektor ekonomi lainnya mengurangi utang luar negeri mereka secara keseluruhan, yakni sebesar 22,6% menjadi USD189,4 miliar, kata laporan tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Rubel Jadi Mata Uang...
Rubel Jadi Mata Uang Terkuat di Dunia, Sanksi Barat ke Rusia Tak Mempan
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Rekomendasi
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
3 Negara Mayoritas Islam...
3 Negara Mayoritas Islam Terjebak Utang China, Indonesia Tembus Rp326 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved