Bos Freeport Angkat Suara Usai Jokowi Sebut Negosiasi Tambah Saham Alot

Kamis, 11 April 2024 - 22:51 WIB
loading...
Bos Freeport Angkat...
PT Freeport Indonesia (PTFI) buka suara soal pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mengungkapkan bahwa negosiasi saham PTFI berjalan alot. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT Freeport Indonesia (PTFI) buka suara soal pernyataan Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) yang mengungkapkan bahwa negosiasi saham PTFI berjalan alot. Direktur Utama PTFI, Tony Wenas mengakui, bahwa dalam sepekan memang belum ada kegiatan apapun yang membahas mengenai pelepasan saham perusahaan ke Indonesia.

"Seminggu ini kegiatan hampir engga ada," ungkap Tony, Rabu (10/4/2024).

Baca Juga: Presdir Freeport: Progres Smelter Gresik Sudah 94%

Sambung Tony mengatakan, alotnya pembahasan pelepasan saham karena ada beberapa proses administrasi yang harus dilalui sehingga memakan waktu yang lama. Selain itu menurut Tony Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 96 tahun 2021 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batu bara juga perlu dilakukan revisi.

"Ini kan ada proses birokrasi, proses neosiasi, PP 96 juga perlu direvisi jadi semuanya butuh waktu," imbuhnya.

Sementara itu terkait kendala dari Internal perusahaan, Tony bilang perusahaan tidak menemukan kendala apapun dalam proses negosiasai pelepasan saham kepada negara Indonesia. Apalagi, saat ini perusahaan dan pemerintah telah mencapai kesepahaman terkait hal tersebut.

"Secara garis besar sudah terjadi kesepahaman. Sudah sepaham," tegas Tony.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
PTFI Perkuat Fondasi...
PTFI Perkuat Fondasi Ekonomi Papua Tengah, Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan lewat Investasi Jangka Panjang
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Tahan Harga BBM Subsidi,...
Tahan Harga BBM Subsidi, Purbaya: Instruksi Langsung Presiden!
Kasus Tudingan Ijazah...
Kasus Tudingan Ijazah Segera Disidang, Pengacara Pastikan Jokowi Hadir
Sidang Kasus Tudingan...
Sidang Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Digelar di PN Jakarta Timur
Jokowi Minta PSI Dukung...
Jokowi Minta PSI Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode, AHY: Pemilu 2029 Masih Lama
Rekomendasi
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
2 Fakta Stasiun JIS:...
2 Fakta Stasiun JIS: Hanya Miliki Satu Peron dan Beroperasi hingga Pukul 21.30 WIB
Istana Sebut Konser...
Istana Sebut Konser EXO di Indonesia Jadi Bukti Kepercayaan Dunia Masih Kuat
Berita Terkini
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Jaga HET MinyaKita di...
Jaga HET MinyaKita di Angka Rp15.700 per Liter, Istana Buka Suara
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
MyPertamina Gelar Program...
MyPertamina Gelar Program Pesta Bola, Tingkatkan Engagement melalui Ekosistem Digital
Infografis
Mantan Bos Google Sebut...
Mantan Bos Google Sebut AI Bisa Digunakan untuk Membunuh Orang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved