alexametrics

Cowell Kejar Target Marketing Sales Akhir Tahun Lewat Tiga Produk

loading...
Cowell Kejar Target Marketing Sales Akhir Tahun Lewat Tiga Produk
Apartemen Lexington Residence persembahan dari Cowell Development. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - PT Cowell Development Tbk (COWL) mengejar target marketing sales Rp720 miliar hingga akhir tahun dari capaian per kuartal III senilai Rp420 miliar, lewat tiga produk yakni Lexington, The Oasis dan Borneo Paradiso. Khusus Lexington, perusahaan tinggal menghabiskan stok yang ada karena sudah launching awal tahun.

Direktur COWL, Firdaus Fahmi, mengatakan perusahaan memilih strategi memperbanyak open house di Lexington. Selain itu, melalui program buyers get buyers.

"Unit sudah jadi, lebih perbanyak event open house dengan melihat unit dan fasilitas. Buyers get buyers konsumen beli produk kita, lalu kalau beri rekomendasi ke teman ada komisi, ini cara kita habiskan unit yang ada," ujarnya di Jakarta, Rabu (28/11/2018).

Sementara, pada awal tahun 2018, perusahaan memulai pembangunan tower 2 Acacia Tower serta perumahan The Banyan di kawasan The Oasis yang terletak di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Kota industri terbesar di Asia Tenggara ini dengan hampir 2.100 unit pabrik dari 25 negara berlokasi di kawasan tersebut.

"Kita sedang kembangkan Oasis dengan pangsa pasar landed, khususnya kelas menengah. Konsep rumah mungil, tapi konsumen dapat tanah. Kita sudah jual dua fase dan 2019 kita teruskan konsep yg bagus ini dengan harga Rp600 jutaan," katanya.

Sementara pada April 2018, perusahaan melakukan launching produk hunian rumah New Richwood dan produk rumah toko Citygate yang merupakan pengembangan lahan residensial di kawasan Borneo Paradiso, Balikpapan, Kalimantan Timur.

"Yang mana pada saat launching mendapatkan animo yang besar dari masyarakat," pungkasnya.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak