Efek Suku Bunga BI Naik Jadi 6,25%, Siap-siap Kerek Cicilan KPR
Kamis, 25 April 2024 - 07:23 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: BI Kerek Suku Bunga 6,25%, Rupiah Ditutup Menguat ke Rp16.155
Untuk diketahui, langkah BI menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) menjadi level 6,25%, salah satu alasannya karena perubahan arah penurunan suku bunga The Fed dan meningkatnya ketegangan politik Timur Tengah.
"Skenario baseline di atas 75% Fed Fund Rate akan turun sekali di 25 bps di Kuartal IV, yang kemungkinan di Desember 2024," kata Perry dalam konferensi pers RDG BI Bulan April 2024.
Adapun perkiraan selanjutnya suku bunga acuan AS turun 50 bps di triwulan I atau triwulan II 2025. Namun demikian hal tersebut bisa berubah sesuai dengan risiko yang dihadapi ke depan. Perry menjelaskan skenario lainnya, suku bunga The Fed akan tetap tinggi lebih lama pada 2024 dan baru turun 25 bps di 2025.
"Itulah mengenai probabilitas yang kami lakukan untuk bagaimana nanti memitigasi potential risk agar kembali ke baseline," jelasnya.
Untuk diketahui, langkah BI menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) menjadi level 6,25%, salah satu alasannya karena perubahan arah penurunan suku bunga The Fed dan meningkatnya ketegangan politik Timur Tengah.
"Skenario baseline di atas 75% Fed Fund Rate akan turun sekali di 25 bps di Kuartal IV, yang kemungkinan di Desember 2024," kata Perry dalam konferensi pers RDG BI Bulan April 2024.
Adapun perkiraan selanjutnya suku bunga acuan AS turun 50 bps di triwulan I atau triwulan II 2025. Namun demikian hal tersebut bisa berubah sesuai dengan risiko yang dihadapi ke depan. Perry menjelaskan skenario lainnya, suku bunga The Fed akan tetap tinggi lebih lama pada 2024 dan baru turun 25 bps di 2025.
"Itulah mengenai probabilitas yang kami lakukan untuk bagaimana nanti memitigasi potential risk agar kembali ke baseline," jelasnya.
(nng)
Lihat Juga :