Sanksi Barat Memalukan, Tak Bisa Melumpuhkan Rusia

Jum'at, 17 Mei 2024 - 20:07 WIB
loading...
A A A
Pada 1 Juli 2023, utang perusahaan non-keuangan mencapai 50,6% dari PDB, sementara utang individu mencapai 20,4% dan utang pemerintah mencapai 16,1%. Tingkat ini lebih baik dibandingkan dengan negara-negara G20, di mana tingkat utang jauh lebih tinggi. Dedolarisasi telah membantu melindungi ekonomi Rusia dari guncangan keuangan eksternal. Pada musim semi 2023, misalnya, inflasi di AS dan keputusan Federal Reserve AS untuk menaikkan suku bunga mendorong penilaian ulang portofolio obligasi bank-bank AS.

Hal ini memberikan tekanan pada pasar ekuitas AS dan berkontribusi pada kebangkrutan beberapa pemberi pinjaman. Pasar Rusia, yang pada saat itu sebagian besar telah terputus dari sistem keuangan internasional yang berpusat di AS akibat sanksi, tidak terpengaruh oleh gejolak ini.

Pembekuan cadangan bank sentral Rusia sebesar USD300 miliar pada awal invasi skala penuh ternyata memiliki lebih banyak efek psikologis daripada efek praktis. Sejauh ini, belum ada kebutuhan untuk melakukan pencairan besar-besaran dari cadangan mata uang asing Rusia.

Baca Juga: Siasati Sanksi Barat, Iran dan Rusia Sepakat Buang Dolar AS

Kementerian Ekonomi Rusia memperkirakan pertumbuhan PDB tahun ini akan mencapai 3,6%, sama seperti tahun lalu. Banyak analis mengaitkan ketahanan ekonomi Rusia dalam menghadapi sanksi barat dengan peralihannya yang cepat ke Timur untuk perdagangan dan kebijakan ekonomi yang diterapkan untuk mengimbangi dampak pembatasan.

Tidak ada perbedaan mencolok ekonomi Rusia sebelum dan sesudah dihujani sanksi. Bagi sebagian besar orang Rusia, terutama mereka yang tinggal di kota-kota besar dampak sanksi terhadap kehidupan sehari-hari tidak terlalu signifikan menurut peneliti senior untuk Rusia dan Eurasia di program Eropa, Rusia, dan Eurasia di Pusat Studi Strategis dan Internasional Maria Snegovaya.

Inflasi akibat kenaikan harga telah diimbangi, sampai batas tertentu dengan upah yang lebih tinggi untuk pekerja karena pengangguran mendekati titik terendah dalam sejarah. Produk-produk barat yang keluar dari Rusia telah digantikan oleh produk-produk China.

Moskow secara umum telah belajar untuk menghindari pembatasan harga minyak yang sengaja dilakukan AS. Kementerian Keuangan Rusia memprediksi bahwa pada 2024 pendapatan minyak dan gas akan meningkat menjadi 11,5 triliun rubel atau USD124 miliar meningkat 30% dari tahun sebelumnya. Kepala Departemen Eropa IMF Alfred Kammer memproyeksikan ekonomi Rusia akan terus tumbuh dengan stabil pada 2024. Menyitir Russia Today, negara ini telah menikmati rebound dalam konsumsi, pertumbuhan upah riil, dan pasar tenaga kerja yang kuat.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Pasokan Teluk Pulih,...
Pasokan Teluk Pulih, Harga Minyak Mentah Brent Turun ke Level Terendah dalam Empat Bulan
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Mobil Buatan Amerika...
Mobil Buatan Amerika Serikat Dapat Ujian Besar di Pasar Jepang
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Rekomendasi
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Begitu Istimewa? Ini Keutamaan, Peristiwa Besar, dan Fadhilah Puasanya
Berita Terkini
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved